Begal Sepeda Motor Istri Perwira TNI AD, Warga Belawan Babak Belur

Begal Sepeda Motor Istri Perwira TNI AD, Warga Belawan Babak Belur
SHARE

METRORAKYAT.COM, HELVETIA– Tak punya urat takut, mungkin inilah yang patut diucapkan untuk seorang pelaku begal yang babak belur dihajar warga karena beraksi di sore hari di Jalan Gaperta. Rabu (25/3/2020) Jam 17 : 00 WIB.


Haidil Hali (30) warga Belawan Bahari ini berlumuran darah dan nyaris tewas bila tidak segera diamankan personil TNI AD usai merampas sepeda motor milik  seorang istri perwira TNI berpangkat Kapten yang bertugas di Zidan I/BB.

Kejadian bermula pada saat korban bernama Witning Ati (51) mengendarai sepeda motor Honda Supra X, BK 2025 XO di Jalan Gaperta, saat melintas di depan mes Minvetcatdam I/BB muncul tersangka yang secara tiba-tiba langsung menduduki boncengan sepeda motor yang dikendarai oleh korban dan merebut paksa sepeda motor korban,

Setelah berhasil merampas sepeda motor korban, pelaku yang diduga sudah dalam pengaruh narkoba ini langsung tancap gas, namun sayang, pada saat kejadian korban berteriak minta tolong, hingga ada seorang laki-laki yang menarik tangan tersangka hingga ia jatuh dan saat itu masa yang mulai berkumpul langsung menghajar pelaku hingga babak belur yang mengakibatkan kepalanya bercucuran darah, beruntung nyawanya bisa selamat karena diamankan anggota TNI AD kesalah satu rumah dinas TNI AD yang berjarak tak jauh dari lokasi.

Rusdi (42) seorang pedagang makanan yang sehari-hari berjualan di lokasi kejadian pada awak media menceritakan tentang kejadian pembegalan ini.

“Kulihatnya ibu itu naek sepeda motor Honda Supra X 125 melintas di jalan Gaperta, terus pas di depan mes Minvecatdam itu, kulihat ibu itu berteriak-teriak minta tolong, ku lihat ada seorang laki-laki yang berusaha mengambil sepeda motornya, kupikir debct colector yang mau ngambil paksa kendaraan, pas udah dibawa larinya sepeda motor ibu itu dengan kencang, lalu tangan dia ( pelaku ) ada yang narik hingga pelaku kehilangan keseimbangan dan jatuh, pas jatuh itulah dia dipukuli masyarakat, sampai bocor kepalanya, aturanya matinya dia itu, kalau tak dibawa masuk ke rumah dinas itu sama Angggota TNI,”Pungkas Rusdi.

Tak lama setelah kejadian tampak datang Angggota Polisi dari Polsek Medan Helvetia dan membawa tersangka ke Mapolsek Helvetia. ( MR/Suriyanto/Red )

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Intermedia Situs Berita Portal online Berita Aktual & Inovatif