AKBP Putu Yudha Prawira Pimpin Konferensi Pers Penangkapan 2 Kg Sabu Yang Dibawa TKI

AKBP Putu Yudha Prawira Pimpin Konferensi Pers Penangkapan 2 Kg Sabu Yang Dibawa TKI
SHARE

METRORAKYAT.COM, TANJUNG BALAI– Kapolres  Tanjung Balai, AKBP Putu Yudha Prawira Pimpin konferensi pers terkait pengungkapan kasus penyelundupan sabu yang dilakukan oleh TKI Indonesia yang baru pulang dari Malaysia. Bertempat di lobi Mapolres Tanjung Balai. Selasa (11/2/2020)  jam 08.30 WIB. 

Kapolres Tanjung Balai AKBP Putu Yudha Prawira SIK, MH yang didampingi Waka Polres Kompol Edi Bona Sinaga dalam Keterangannya mengatakan Bahwa TKI yang Membawa Narkotika Jenis Sabu Tersebut Berangkat dari Malaysia Menaiki Kapal Ikan yang sudah diketahui Identitasnya namun Masih dalam Penyelidikan karna Kapal berikut Nakhodanya tidak berada di Wilayah Kota Tanjung Balai. 

“Tersangka yang telah diamankan berikut Barang Bukti Narkotika Jenis Sabu yang berhasil disita dari Kedua orang tersangka  diantaranya bernama Musassirin alias Basyir, ( 21 ) warga Dusun Tanjung, Desa Bandrong Kec. Preulak Kabupaten Aceh Timur. Dengan barang  bukti Satu bungkus besar Plastik Transparan berisi Sabu seberat  1.050 (Seribu limapukuh gram), Satu unit hand phone Merk Samsung Warna Putih, Satu Potong Handuk Warna Biru dan Satu buah Tas Ransel dan Muhammad Zul Fadlisyah alias Fadli (30) warga Dusun Lampoh Oe, Desa Kota Panton labu Kec.Tanah Jambo Aye Kab. Aceh Utara Provinsi Nangroe Aceh Darussalam dengan barang bukti berupa satu bungkus plastik tidak berisi narkotika Jenis Sabu Sabu seberat 280 ( duaratus delapan puluh) gram,  Satu bungkus plastik transparan berisi narkotika jenis sabu seberat  250 (duaratus lima puluh) gram, satu bungkus plastik transparan berisi narkotika jenis Sabu seberat 270 (dua ratus tujuh puluh) gram, satu bungkus plastik transparan berisi narkotika Jenis Sabu seberat  250 (duaratus lima puluh) gram, satu buah Paspor atas nama Muhammad Zul Fadlisyah alias Padli, satu buah hand phone merk Samsung warna gold  dan satu buah tas hitam Merk Polo,” ucap AKBP Putu Yudha Prawira.

Lanjut Putu lagi, penangkapan tersangka berdasarkan informasi dari masyarakat yang menyebutkan bahwa ada beberapa orang TKI yang kembali dari Malaysia membawa narkotika jenis sabu-sabu.

“Atas informasi tersebut kasat Intelkam bersama anggota melakukan penyelidikan dan akhirnya tepatnya di areal SPBU di Jalan Alteri, petugas kami melihat dua laki-laki yang gerak-geriknya sangat mencurigakan bersama dua puluh orang lainya. Merasa curiga, petugas Intel polres Tanjung Balai langsung mengamankan keseluruhan TKI tersebut ke Polres Tanjung Balai. Dan setelah barang bawaan mereka satu persatu di geledah ditemukan 1 kilogram sabu-sabu dari dalam ransel milik Musasirrin dan 1 kilo sabu lagi di temukan dari dalam ransel milik Muhammad Zul Fafdlisyah alias fadli yang dikemas dalam 4 bungkus sabu,” jelas Kapolres Tanjung Balai.

Lanjut AKBP Putu Yudha Prawira lagi, ketika di interogasi keduanya mengaku jika sabu itu adalah milik mereka. 

“Terhadap kedua tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 113 Ayat (2) Sub Pasal 115  Ayat (1) Subs Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) UU RI No.35 tahun 2009 Ttentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 (lima) Tahun, paling lama 20 (dua puluh) tahun, maksimal seumur hidup atau pidana mati. dengan ancaman hukuman minimal 5 Tahun Penjara Sampai dengan 20 tahun atau Seumur hidup atau hukuman Mati,”pungkas AKBP Putu Yudha Prawira. (MR/Suriyanto/Red )

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Intermedia Situs Berita Portal online Berita Aktual & Inovatif