Marak Jambret, Polrestabes Medan Tingkatkan Patroli di Jalan

Marak Jambret, Polrestabes Medan Tingkatkan Patroli di Jalan
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Menjelang akhir tahun yang tinggal hitungan jam lagi, pihak kepolisian Polrestabes Medan diminta meningkatkan patroli di Jalan mengingat mulai maraknya aksi jambret terutama di wilayah Jalan Sekip.

Seperti yang dikeluhkan salah satu ibu rumah tangga bernama Sri (32) warga Jalan Pembangunan Kelurahan Helvetia Timur Medan, Kecamatan Medan Helvetia, Senin (30/12/2019), dimana, pada wartawan Sri menceritakan, peristiwa yang dialaminya pada Malam hari sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu Sri bersama anak dan istri adiknya pulang dari Plaza Carefour dengan menumpangi kenderaan becak bermotor. Saat tiba di Jalan Sekip tepatnya setelah menuruni rel kereta api, tiba-tiba dua orang pemuda berboncengan mengenderai sepeda motor matik mendekati betor yang mereka tumpangi, dan terlihat mencurigakan mengikuti mereka dari arah kiri dan kanan.

Selanjuntya, tiba-tiba seorang yang duduk di belakang sepeda motor tersebut mencoba menarik HP Android milik Sri, namun tidak berhasil. ” Saya sudah curiga saat itu, sebab, perampok tadi tiba-tiba memperhatikan kami, dan mendekati becak yang kami tumpangi, namun penarik betor terlihat hanya diam saja, seolah tidak mau tahu dengan aksi pelaku jambret itu, karena sudah curiga saya pun menjaga barang bawaan saya, namun karena HP saya tetap saya pegang, mungkin mereka mengincar HP saya,” terang Sri.

Lanjut Sri lagi, saat itu dia duduk di sebelah kiri betor, dan seketika seorang pemuda yang dibonceng sepeda motor matik menarik HP yang sedang dipegang nya.

“Saya terkejut, namun mereka tidak berhasil karena HP saya pakai ring yang saya jepitkan di jari saya, namun pelaku jambret tersebut langsung kabur,” sebutnya.

Ditambahkan Sri lagi, ternyata pelaku jambret itu bukan hanya satu saja, namun ada juga yang diduga temannya yang lain, sebab, setelah kejadian yang mereka alami, malam itu juga tidak jauh dari mereka, seorang penumpang becak bermotor yang juga dilokasi yang sama menjerit minta tolong karena tas nya telah dijambret.

” Betor kami kan jalan terus, eh,,di depan kami ada ibu-ibu yang juga menumpang betor menjerit karena tas miliknya telah dibawa kabur oleh penjambret, namun terlihat warga di sekitar tidak mampu berbuat apa-apa dan hanya mampu melihat kejadian tersebut, untung saya tadi tidak sempat dibawa kabur barang-barang saya, saya jadi takut keluar kalau begini, koq, makin tidak aman saja kota Medan ini lama-lama ya,” keluh Sri dalam hatinya saat itu.

Menanggapi aksi jambret yang telah meresahkan warga Kota Medan ini, Antonius Devolis Tumanggor, S,Sos, yang juga anggota DPRD Kota Medan dari Partai Nasdem menghimbau kepada warga masyarakat kota Medan untuk tetap menjaga keselamatan diri dan menghindari membawa barang-barang mewah jika bepergian apalagi jika menggunakan angkutan umum seperti betor dan sepeda motor.

” Kita tidak bisa menjamin dilokasi itu tidak ada pelaku kejahatan, namun kita hanya bisa ingatkan warga untuk tetap waspada dan berhati-hati bila bepergian keluar rumah, apalagi saat ini menjelang akhir tahun, ada saja yang memanfaatkan nya untuk hal-hal yang negatif. Namun cara yang paling efektif adalah, kita meminta kerjasama dengan pihak Kepolisian Polrestabes Medan, dan jajarannya untuk memperbanyak patroli dijalan untuk meminimalisir aksi-aksi dari para pelaku kejahatan, terutama di daerah-daerah rawan kejahatan dan penjambretan,” terang Antonius.

Menurut Antonius Tumanggor, selaku putra asli Kelurahan Sei Agul Kecamatan Medan Barat, dan wakil rakyat yang dipilih dari dapil 1 kota Medan ini merasa tidak senang jika didaerah tempat dia tinggal banyak aksi-aksi kejahatan yang membuat warga sekitarnya resah. Sebab itu, Antonius Tumanggor meminta peran serta pemerintah Kota Medan, pihak Polrestabes bersama jajaran, Koramil dan warga masyarakat untuk sama-sama menjaga agar daerah tempat tinggal masing-masing tetap kondusif dan aman, terutama juga bagi warga yang meninggalkan rumahnya saat mudik agar memberitahukan kepada kepala lingkungan atau satpam didekat perumahan tersebut.

” Memang pelaku kejahatan beraksi saat ada kesempatan, untuk itu agar kita selalu berhati-hati, memang sudah ada didirikan pos PAM Natal dan Tahun Baru tapi itu ditempat-tempat tertentu, sehingga selain pos PAM, pihak aparat kepolisian juga memperbanyak aktivitas personilnya dengan memperbanyak patroli keliling sehingga masyarakat merasa nyaman dan aman ketika keluar rumah,” pungkasnya. (MR/Red)  

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.