Harga Gabah Gilingan Tertinggi di Sumut Rp6.345.00 per Kg
METRORAKYAT.COM, SIMALUNGUN – Pada Nopember 2019 komposisi jumlah 85 observasi yang dilakukan di 13 kabupaten harga gabah didominasi Gabah Kering Petani (GKP).
“Dari jumlah tersebut 39 observasi 45,88 persen diikuti Gabah Kering Giling (GKG) 34 observasi atau 40,00 persen, terakhir Gabah Kering Kualitas Rendah (GKR) 12 observasi atau 14,12 persen,”ungkap Badan Pusat Statistik (BPS) Bidang Distribusi Dinar Butar-butar pada wartawan ini di kantornya Jln Asrama Medan, Kamis (6/12/19).
Di jelaskan di bulan Nopember harga gabah tertinggi di kisaran Rp6.300.00 per kg berasal dari GKG jenis varietas Ciherang Kab Deli Serdang, terendah Rp4.000.00 per kg dari GKR veriates Mekongga Kab Simalungun.
Untuk tingkat pegilingan, sebut Dinar, tertinggi Rp6,345,00 per kg gabah kualitas GKG Kab Deli Serdang. Terendah Rp4,050,00 per kg GKR Mekongga Simalungun.
Dari hasil ini telah dilakukan survei produsen gabah Novemper 2019 di 13 kabupaten terhadap 85 observasi. Sementara tingkat petani November 2019 di Deli Serdang dan terendah Kab Simalungun dengan kualitas yang berbeda.
Dinar mengatakan, rata-rata harga gabah dari komponen mutu berbeda Npvember 2019 tingkat petani Rp5,458 per kg, penggilingan Rp5,520 per kg. Kualitas gabah GKG petani Ro5.026 per kg, penggilingan Rp5,090 per kg. Kualitas rendah Rp4.138 per kg, penggilingan Rp4,184 per kg. “Komponen mutu November 2019 Kadar Air (KA) dan Kadar Hampa/Kotoran (KH) 12,48 persen dan 2,36 persen. KA dan KH kualitas GKP 19,05 persen dan 5,90 persen dengan rata-rata KA/KH kualitas rendah 27,32 dan 8,12 persen”, katanya. (MR/JB Rumapea).
