Atasi Antrian, RSU Datu Beru Bangun Gedung Baru

Atasi Antrian, RSU Datu Beru Bangun Gedung Baru
Bagikan

METRORAKYAT.COM, TAKENGON – Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Badan Layanan Usaha Daerah Rumah Sakit Umum (BLUD RSU) Datu Beru Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, terus memacu dengan membangun gedung baru.

Gedung berlantai dua ini yang baru siap dikerjakan oleh PT. NZA Jaya Kontruksi menelan dana sebesar Rp 11.186.500.000, bersumber dari anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2019.

“Gedung baru ini untuk ruang rawat inap penyakit dalam pria. Insya Allah gedung ini akan difungsikan Tahun 2020 mendatang, dan akan di resmikan oleh Bupati Aceh Tengah,” kata Direktur RSU Datu Beru, Dr. Hardi Yanis, Sp.PD saat diwawancarai wartawan Metro Rakyat, Sabtu (28/12/2019) diruang kerjanya.

Bangunan baru ini, kata Hardi, memiliki 28 kamar untuk kelas dua. Dimana dalam satu kamar ada dua bed tempat tidur untuk pasien yang mendapat perawatan medis.

Dengan adanya gedung baru ini, sehingga jumlah tempat tidur bertambah sebanyak 50 tempat tidur.  Pada tahun ini, RSU Lut Tawar hanya 406 tempat tidur.

“Saat ini kita sudah memiliki 458 tempat tidur. Tapi itu belum ideal bila di bandingkan dengan pengunjung yang berobat disini. Namun kita tetap terus berupaya setiap tahun akan menambah fasilitas lainnya seperti tempat tidur,” ujar dia seraya menuturkan dengan adanya bangunan ini diharapkan penumpukan pasien yang selama ini antri di IGD dapat teratasi.

Dijelaskan Hardi, setiap hari pengunjung yang berobat di RSU tipe B ini rata – rata 400 orang. Itu belum lagi di poli klinik 200 s/d 300 orang perhari.

“Kalau mau nginap, mereka harus antri dan menunggu pasien lain keluar baru bisa masuk. Nah, itu yang sering terjadi disini. Mudah – mudahan dengan gedung baru bisa berkurang,” jelas Hardi sembari mengaku bangunan yang dikerjakan pihak rekanan dengan baik dan sangat memuaskan.

Ditempat terpisah, Direktur PT. NZA Jaya Kontruksi, Marwan Effendi, selaku pelaksana yang mengerjakan proyek bangunan tersebut menyatakan, pekerjaan proyek tersebut di mulai tanggal 23 Mei 2019.

Untuk menyiap bangunan itu, pihaknya diberikan waktu selama 210 hari sebelum mati kontrak pada 18 Desember.

“Makanya kita kerahkan ratusan tenaga kerja. Alhamdullilah pekerjaan selesai tepat waktu, kita juga sudah serah terima kunci kepada pihak RSU setempat,” pinta Marwan sembari mengaku bangunan ini terlihat megah dan memiliki taman.

Dimana kata Marwan, kontruksi bangunan itu sesuai dengan perencanaan tahan terhadap gempa. Pasalnya, pondasi tapak bangunan tersebut mengunakan besi ulir U 32 NSI dengan kedalaman 1,7 meter. Kemudian, Sengkang dengan besi polos U 24 NSI.

” Pondasi tapak ada 55 titik dengan kedalaman 1, 7 meter. Insya Allah bangunan ini kita kerjakan dengan kualitas yang baik, karena menyangkut orang banyak,” tutup Marwan. (MR/Roni)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.