Gigi Bersih? Yuk Budayakan Sikat Gigi Malam Sebelum Tidur
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Menyikat gigi adalah salah satu cara untuk menjaga kebersihan dan kesehatan gigi. Kegiatan ini dilakukan tidak dibatasi oleh usia. Artinya menyikat gigi merupakan suatu kegiatan yang lumrah dilakukan oleh semua orang.
Pasalnya, menyikat gigi ini ialah kegiatan yang mudah untuk dilakukan, namun sulit untuk dijadikan sebagai kebiasaan. Adalah Glanzy, tim kampanye “Budaya Sikat Gigi Malam Sebelum Tidur” asal Ilmu Komunikasi Universitas Sumatera Utara ini, menggerakkan menyikat gigi malam sebelum tidur sebagai sebuah kebiasaan yang rutin untuk dilakukan.
“Kami membuat kampanye ini guna mengingatkan kembali kepada masyarakat, khususnya anak-anak pentingnya menyikat gigi sebelum tidur disaat malam hari. Selain itu, tujuan kampanye ini juga agar memotivasi mereka untuk rajin menyikat gigi mereka,” kata Andre yang menjadi ketua tim kampanye ini.
Kegiatan kampanye “Budaya Sikat Gigi Malam Sebelum Tidur” ini dilakukan di wilayah Berastagi, Karo. Alasan pemilihan lokasi ialah daerah ini rentan tidak rutin menyikat giginya, termasuk di malam hari. Hal-hal yang mendasarinya ialah faktor cuaca yang dingin yang membuat kondisi air juga ikut dingin. Ini membuat anak-anak malas untuk menyikat giginya.
Riset penting dilakukan sebelum pelaksanaan kegiatan agar kegiatan dapat berjalan dengan baik dan mengetahui bentuk komunikasi seperti apa yang akan dilakukan.
Tim Glanzy melakukan riset lokasi dan audiens agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik. Terpilihnya SDN 047160 Berastagi yang akan dijadikan tempat berlangsungnya kampanye. Tim Glanzy mewawancarai anak-anak kelas II SD mengenai kebiasaan mereka menyikat gigi.
Setelah dilakukan wawancara, didapatlah hasil bahwa banyak diantara anak disana tidak menyikat gigi mereka di malam hari sebelum tidur. Bahkan di dapati juga diantara mereka hanya menyikat gigi satu kali dalam sehari. Mereka mengetahui bahwa menyikat gigi, khususnya sebelum tidur itu baik, namum mereka tidak melakukannya.
“Oleh karena itulah kami yakin kegiatan kampanye ini cocok dilakukan di tempat ini agar mereka tidak hanya sekedar tahu, tapi juga mau melakukannya,” ujar Milka, salah satu anggota tim kampanye.
Adapun beberapa kegiatan yang dilakukan ialah pemberian materi mengenai waktu yang baik untuk menyikat gigi, pentingnya menyikat gigi malam sebelum tidur, dan juga dampak yang akan terjadi apabila tidak menyikat gigi. Materi-materi ini diberikan langsung oleh salah satu mahasiswa kedokteran gigi asal Universitas Sumatera Utara agar informasinya lebih jelas dan lengkap.
Waktu yang baik untuk menyikat gigi ialah pagi hari setelah sarapan dan juga di malam hari sebelum tidur. Menyikat gigi di waktu-waktu ini sangat penting agar sisa-sisa makanan yang telah dimakan yang menempel pada gigi dapat diangkat dan dibuang dengan cara menyikat gigi. Hal ini membuat gigi bebas dari kuman dan juga masalah-masalah pada gigi seperti gigi berlubang dan juga gigi busuk. Pemateri pun menyampaikannya berupa cerita dan juga video agar anak-anak tidak merasa bosan dan mudah memahami.
Tak sampai disitu saja, kegiatan lain yang dilakukan ialah mempraktekkan langsung cara menyikat gigi yang baik dan benar. Tim Glanzy memberikan sikat gigi dan pasta gigi kepada anak-anak agar mereka pun merasa senang. Kegiatan praktek sikat gigi ini dilakukan agar anak-anak dapat mengingatnya karena telah dilakukannya sendiri.
Di akhir kegiatan kampanye di SDN 047160 Berastagi ini, tim Glanzy membagikan stiker yang berisi pengingat agar tidak lupa untuk menyikat gigi, khususnya di malam hari sebelum tidur dan juga poster berupa absensi apakah sudah menyikat gigi atau belum.
“Stiker ini bisa mereka tempel di lemari, pintu kamar, atau di pintu kamar mandi rumah mereka. Jadi, mereka bisa lebih ingat untuk sikat gigi malam. Kalau mereka lupa, pas liat stikernya, mereka bisa langsung sikat gigi mereka. Untuk poster absensi kami letakkan di dalam ruangan kelas mereka masing-masing. Setiap pagi bisa mereka kasih tanda centang kalau mereka sudah sikat gigi malam sebelum tidur kemarin dan juga tanda silang jika belum. Ini bisa jadi tolak ukur sudah sejauh mana anak-anak membiasakan diri mereka untuk rajin menyikat giginya, terkhusus di malam hari,” ujar Yesi, anggota tim Glanzy.
Adanya kampanye ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih rajin lagi menyikat gigi mereka dan tak lupa juga menyikat gigi di malam hari serta menjadikannya sebagai sebuah budaya yang melekat dalam hidup sehari-hari. (MR/rl-red)
