Inflasi Sumut, Juli 2019 Sebesar 0,88 Persen
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Inflasi Sumatera Utara (Sumut) bulan Juli 2019 berada di kisaran 0,88 persden, tentu seluruh kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Sumut mengalami inflasi. Dimana IHK menyebabkan Sumut mengalami inflasi sebesar 0,88%.
Demikian paparan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut Syech Suhaimi kepada wartawan, pada perkembangan IHK /inflasi, di Kantor BPS Sumut, Jl. Asrama Medan, Kamis (1/8).
Inflasi tertinggi terjadi di Kota Sibolga sebesar 1,88%, disusul Medan 0,95%, Pematangsiantar inflasi 0,29%, dan Padangsidimpuan sebesar 0,06%.
“Dari gabungan 4 kota IHK di Sumut pada Juli 2019 tersebut, Sumut inflasi sebesar 0,88%. Inflasi Sumut lebih tinggi dibandingkan rata-rata inflasi nasional 0,31%,” jelas Syech Suhaimi, dalam siaran persnya, di Kantor BPS Sumut, Jl. Asrama Medan, Kamis (1/8/19).
Suhaimi menyebutkan, inflasi di Medan sebesar 0,95% atau terjadi peningkatan indeks dari 144,92 pada Juni 2019 menjadi 146,30 pada Juli 2019, hal tersebut disebabkan adanya peningkatan harga sebagian besar kelompok pengeluaran yaitu bahan makanan 3,29 persen, makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,09%.
Selanjutnya di kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar naik sebesar 0,07%, untuk kelompok sandang 1,23%, kesehatan 0,09%, pendidikan, rekreasi, dan olah raga 0,43%. Kemudian transportasi, komunikasi dan jasa keuangan menunjukkan penurunan indeks sebesar 0,24%.
“Komoditas sebagai penyumbang utama untuk inflasi di Medan antara lain cabai merah 21,43%, emas perhiasan 2,71%, tarif pulsa ponsel 1,19%, daging ayam ras 1,74%, sawi putih 10,94%, dencis 2,16%, dan upah pembantu rumah tangga 0,71%,” tegas Syech Suhaimi.
Papar Suhaimi lagi, inflasi di bulan Juli 2019 ini menyebabkan inflasi kumulatif (Juli 2019 terhadap Desember 2018) masing-masing kota seperti Sibolga menjadi 5,57%, P. Siantar inflasi 2,90%, Medan inflasi 5,61%, dan P. Sidimpuan 2,75%. Sehingga laju inflasi kumulatif gabungan 4 kota IHK di Sumut inflasi 5,21%.
“Inflasi ini tentu bisa juga menyebabkan laju inflasi year on year (yoy) di setiap kota, Sibolga 6,71%, P. Siantar 3,93%, Medan inflasi 6,68%, dan P. Sidimpuan inflasi 3,84%. Hal ini menyebabkan laju inflasi year on year Sumut sebesar 6,28%,” katanya mengakhiri. (MR/JB Rumapea)
