Angka Kemiskinan di Sumut Menurun Sebesar 0,11 Persen

Angka Kemiskinan di Sumut Menurun Sebesar 0,11 Persen
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Persentase angka penduduk miskin di Sumatera Utara (Sumut) pada bulan Maret 2019 mengalami penurunan menjadi 8,83 persen. Angka ini juga terjadi penurunan di kisaran 0,11 persen poin yaitu 8, 94 persen di bulan September 2018 menjadi 8,83 persen Maret 2019.

Papar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Syech Suhaimi, tentu angka tersebut setara dengan 1,28 juta jiwa di bulan Maret 2019, berkurang sekitar 10 ribu jiwa dalam satu semester terakhir.

Persentase kemiskinan di daerah untuk perkotaan, lanjut Syech di bulan Maret 2019 sebesar 8,56 persen, angka ini mengalami penurunan di bandingkan September 2018 sebesar 8,84 persen. Sebaliknya, penduduk miskin di daerah pedesaan meningkat dari 9,05 persen bulan September 2018 menjadi 9,14 persen pada Maret 2019.

Lanjut Syech Suhaimi, garis kemiskinan Maret 2019 sebesar Rp466.122 per kapita per bulan dari komposisi garis kemiskinan makanan Rp351.215 (75,35 persen) dan bukan makanan yaitu Rp 114.907 (24,65 persen). Komposisi September 2018 – Maret 2019 dengan indeks kedalaman miskin (P1) dan indeks keparahan (P2) menunjukkan penurunan.

“P1 turun dari 1.459 per September 2018 menjadi 1.371 bulan Maret 2019 kemudian untuk P2 turun dari 0,333 menjadi 0 310. Maka hal ini tentu dapat mengindikasikan bahwa rata – rata pengeluaran penduduk miskin cenderung semakin mendekati garis kemiskinan dan tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk miskin semakin menurun,”ujar Syech. (MR/JB Rumapea)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.