Warga Tunggurono Ngeluh, Septic Tank Diduga Proyek Pemko Binjai Tak Berfungsi Dan Sering Menyebabkan Bau Tidak Sedap

Warga Tunggurono Ngeluh, Septic Tank Diduga Proyek Pemko Binjai Tak Berfungsi Dan Sering Menyebabkan Bau Tidak Sedap
Bagikan

METRORAKYAT.COM, BINJAI – Baru-baru ini, warga Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur, Sumatera Utara mengeluh akibat septic tank yang diduga proyek Pemerintah Kota (Pemko) Binjai tak berfungsi dengan baik. Pasalnya, pembuatan 2 (dua) septic tank yang ada di Jalan Gajah Mada, Lingkungan 12 (dua belas), Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, Sumatera Utara sering menyebabkan bau tak sedap yang diakibatkan saluran tinja yang tak berfungsi (mampet-red)

Saat tim Metrorakyat.com meninjau lokasi, berbagai keluhan tersebut disampaikan warga yang mengalami dampak dari pembuatan septic tank yang diduga hanya dibuat untuk menghabiskan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Binjai di akhir tahun 2016.

“Septic tank ini dibuat di dua tempat, dulu dibuat di akhir tahun 2016 dengan anggaran yang lumayan. Dua lubang septic tank itu menghabiskan dana sekitar Rp.1 miliar. Kami disini sangat kecewa, karena septic tank ini tidak berfungsi, pembuangan kotoran ke lubang itu mampet, jadi kami sempat berhari-hari ngeraskan bau tak sedap. Dulu, saat ada yang ngutip untuk kebersihan, tidak begini kejadiannya. Kami gak tahan dengan baunya itu, beberapa warga disini sudah mengembalikan pipa septic tank ke awal lagi. Bukan itu saja, gara-gara septic tank yang mampet itu tadi, air sumur kami pun jadi tercemar hingga berwarna hitam pekat akibat terkena dampaknya,” Jelas EL baru-baru ini.

Hasil pantauan dilokasi, kepada Wartawan beberapa warga mengaku, terpaksa membuat septic tank dengan biaya pribadi karena untuk menghindari timbulnya penyakit serius.

“Disini kami yang terkena dampaknya. Kami takut pencemaran itu dapat jadi penyakit, karena air sumur kami berwarna pekat dan mengeluarkan bau tak sedap. Dengan sigap, kami pun ambil tindakan sendiri, ya, itu tadi, mengembalikan pipa nya ke septic tank awal,” pungkasnya sedikit kecewa.

Hingga berita ini diterbitkan, terkait diduga proyek septic tank tersebut, belum ada pengecekan atau peninjauan lokasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Binjai. Untuk itu, masyarakat setempat berharap, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) juga dapat ikut menyoroti masalah ini. Sebab, agar jangan ada lagi tempat-tempat yang dijadikan diduga menjadi tempat uji coba pembuatan septic tank seperti ini, yang akhirnya tidak dapat berfungsi dan merugikan masyarakat, meskipun sudah menghabiskan dana yang tidak sedikit. (MR/Tim)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.