Ketum Bhayangkari Tri Suswati Kunjungi Hutan Konservasi Orang Utan Milik BOS di Kukar

Ketum Bhayangkari Tri Suswati Kunjungi Hutan Konservasi Orang Utan Milik BOS di Kukar
Bagikan

METRORAKYAT.COM, KALTIM – Ketua Umum Bhayangkari Tri Suswati mengunjungi hutan Konservasi Orang Utan milik Borneo Orangutan Survival (BOS) di Kutai Kartanegara, Kaltim. Dalam kunjungan itu, Tri bersama Istri Menko Polhukam Rugiya Wiranto mengadopsi bayi orang utan.

Bayi orang utan yang diadopsi Ibu Kapolri Tri Suswati di beri nama Cinta, sedangkan bayi orang utan yang di adopsi Rugiya Wiranto di beri nama Boni.

Dalam kunjungannya, Tri Suswati bersama dengan rombongan juga berkesempatan melepasliarkan empat ekor orang utan melalui BOS Foundation. Keempat orang utan ini rencananya akan di bawa langsung ke habitat aslinya hutan Kethje Sewen Kecamatan Wahau, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) untuk di lepasliarkan nantinya.

“Saya senang sekali bisa melihat langsung areal konservasi ini dan sekaligus mengadopsi tiga Individu orang utan untuk di pelihara dan bisa di lepasliarkan jika benar-benar siap,” kata Tri Suswati di lokasi konservasi orang utan, Kutai Kartanegara, Rabu (24/07/2019).

Tri mengatakan bahwa kegiatan yang di lakukan oleh BOS Foundation dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim ini, merupakan hal yang baik untuk membantu melestarikan fauna yang saat ini sudah mulai berkurang populasinya.

“Semoga hal ini bisa membuka mata kita semua bahwa pentingnya melestarikan fauna endemik ini,” ucap Tri.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur, Sunandar Trigunajasa mengatakan Yayasan BOS telah berhasil menyelamatkan dan mempertahankan populasi orang utan liar di Kalimantan Timur. Ia mengatakan pelepasliaran ini telah menambahkan populasi orang utan di konsesi Restorasi Ekosistem Hutan Kehje Sewen menjadi 107 individu.

“Saya dan Anda juga bisa berperan. Anda bisa membantu melaporkan atau menghentikan upaya memburu, menangkap, membunuh, atau memelihara hewan yang di lindungi Undang-Undang seperti orang utan. Hewan-hewan ini berfungsi besar dalam ekosistem hutan. Mari lindungi hutan kita dan keanekaragaman hayati di dalamnya,” kata Sunandar. (MR/IS)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.