Halal bi Halal Kagama
METRORAKYAT.COM, PAPUA BARAT – Dalam rangka meningkatkan jalinan tali silaturahmi, pada Jumat, 5 Juli 2019, Kagama Papua Barat melakukan halal bi halal di Waisai, Kabupaten Raja Ampat. Acara yang dikemas dalam bentuk ”family gathering” berlangsung sederhana namun penuh keakraban di Waigeo Villa.

Selain dihadiri pengurus dan anggota Kagama Provinsi Papua Barat, hadir beberapa tamu undangan, antara lain Sekda Kabupaten Raja Ampat, Wakapolres Raja Ampat, dan beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Raja Ampat. Juga hadir mahasiswa UGM yang sementara melaksanakan kegiatan KKN-PPM di Waisai, Kabupaten Raja Ampat.
Gabriel Asem, SE., M.Si, Ketua Umum Kagama Provinsi Papua Barat dalam sambutannya yang diwakili Sekretaris, Suroso, S.IP, MA menyampaikan “bahwa kegiatan halal bi halal ini bagian dari ikhtiar kita untuk meningkatkan semangat kekeluargaan sesama alumni UGM yang ada di Papua Barat”. Selanjutnya, ia mengajak kepada seluruh alumni untuk mendarmabaktikan segenap pengetahuan dan keahliannya untuk bersama membangun Tanah Papua.
Dalam kesempatan tersebut, berkenan memberikan sambutan Bupati Raja Ampat yang dalam hal ini diwakili Sekda Raja Ampat (yang juga anggota Dewan Penasehat Kagama Papua Barat). Dalam sambutan tersebut, ia mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kagama Papua Barat yang menjadikan Waisai dan Kabupaten Raja Ampat sebagai tempat pelaksanaan halal bi halal dan bakti sosial. Ia juga mengajak seluruh anggota Kagama untuk bersinergi bersama berkontribusi membangun daerah.
Setelah penyampaian hikmah halal bi halal oleh penceramah setempat, acar diakhiri dengan ramah tamah dan jamuan kasih.
Baksos Kagama di Raja Ampat
Sebagai bentuk pengejawantahan visi dan misi Kagama Papua Barat dan juga sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi UGM Yogyakarta sebagai almamater tercinta, pada Sabtu, 6 Juli 2019 Kagama Papua Barat melaksanakan bakti sosial dalam bentuk : sunatan masal, pengobatan masal dan penyuluhan kesehatan kepada warga masyarakat.
Melalui kerjasama dengan RSUD Kabupaten Raja Ampat, dengan mengerahkan 2 orang spesialis bedah dan 2 orang dokter umum serta dibantu oleh beberapa tenaga perawat, di RSUD berhasil disunat sebanyak 25 anak.
Sementara tim yang lain bergerak menuju kampung Saporkren Distrik Waigeo Selatan untuk melaksanakan pengobatan masal.
Dengan melibatkan 3 orang dokter umum dan 1 orang dokter gigi dan beberapa orang perawat dan apoteker, berhasil dilakukan pengobatan kepada 77 orang pasien dan pemeriksaan kepada 4 orang ibu hamil. Pengobatan masal ini terselenggara atas kerjasama Kagama Papua Barat dan Dinas Kesehatan Kabupaten Raja Ampat.
Di sela-sela pengobatan masal tersebut, Deny Sawiyai, tokoh masyarakat yang juga anggota Bamuskam Kampung Saporkren menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas pelaksanaan pengobatan masal tersebut. Menurut dia, kegiatan tersebut sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan layanan kesehatan.
Kegiatan bakti sosial tersebut juga melibatkan para mahasiswa UGM yang sementara melaksanakan KKN-PPM di Raja Ampat.
Selesai sunatan dan pengobatan masal, tim bergabung dan menuju Dusun Warengkris Kampung Warsambin Distrik Teluk Mayalibit untuk melaksanakan penyuluhan kesehatan kesehatan kepada masyarakat setempat. Tampak antusias para warga mendengarkan penyuluhan yang disampaikan oleh para anggota Kagama yang disampaikan dengan bahasa sederhana dan diselingi dengan “MOP” yang menjadi ciri khas Papua. Demikian di sampaikan oleh Sekretaris Kagama Papua Barat, Suroso, S.IP., MA. (MR/Azrul)
