Masyarkat Distrik Klayili Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat, Harapannya Ada Perhatian Dari Pemerintah

Masyarkat Distrik Klayili Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat, Harapannya Ada Perhatian Dari Pemerintah
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SORONG – Masyarakat Distrik Klayili Gotong Royong bangun jembatan darurat di kali kalasuat, warga Distrik klayili yang terdiri dari sembilan kampung yakni kampung Klayili, Kuakek, Malasagan, Kalalu, Malawer, Kalasuat, Malalilis, Malasigi, Malagutub & Malagufuk, mereka bergotong-royong melakukan pemasangan jembatan darurat.

Pembanguan jembatan di kerjakan pada hari Selasa (11/6/2019) yang melibatkan warga sembilan kampung sedistrik klayili Kabupaten Sorong, jembatan yang di bangun berukurag 20 meter di dalam bentuk swadaya Masyarakat.

“Pembangunan jembatan sederhana ini dilakukan atas dasar inisiatif kesepakata warga bersama, Setelah berunding bersama para tokoh kemudian koordinasi dengan kepala distrik setempat, tepat pada hari Selasa kemarin langsung mulai bekerja bersama, demikian disampaikan oleh salah satu toko Mahasiswa Klayili, Pilemon Ulimpa, kepada wartawan di lokasi pembangunan jembatan, Kamis (13/6/).

Pilemon menambahkan Gotong-royong warga tidak hanya berbentuk tenaga saja, tetapi juga urunan dana untuk membeli kebutuhan material, seperti Paku, juga BBM solar untuk kebutuhan dua unit kendaraan mobil Hylux yang dipergunakan untuk menarik Kayu atau bahan selama kegiatan ini berlangsung.

“Kegiatan ini murni swadaya dari masyarakat,”ungkapnya.

Tujuan pembangunan jembatan ini agar warga masyarakat bisa melakukan aktifitas kebutuhan dengan lancar, demi memenuhi kebutuhan kehidupan perekonomiannya tetapi juga demi kelancaran akses penghunung utama warga di sembilan kampung yang berada di distrik klayili.

Karena selama ini warga masyarakat kesulitan berkonikasi dengan warga di beberapa kampung yang lain, kendalanya kalau musim hujan sungai tersebut akan banjir sehingga masyrakat tidak bisa melakukan aktifitas untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Swadaya ini tidak hanya orang tua saja yang bergerak, tapi juga pemuda, mahasiswa, pelajar dan semua elemen masyarakat sedistrik klayili terlibat langsung gotong royong bersama, waktu mulai penggalan dana maupun lainnya. Puji Tuhan Mulai hari ini kendaraan roda empat & dua sudah bisa melakukan aktifitas melewati jembatan yang di bangun dengan swadaya masyarakat,” tutur Pilemon.

Pembangunan jembatan ini dilakukan sederhana saja, tidak terlalu mewah. Tahapan pekerjaan awal mulai dari pemotongan kayu hingga di angkut oleh mobil pick up toyota Hylux ke lokasih lekerjaan, bahan bahan utama yang di fokuskan hanya tiang pemancangan jembatan, sedangkan untuk kebutuhan lainnya terbuat dari kayu balok dan papan, panjang jembatang yang di bangun 20 meter dengan Tiang pemancangan jembatan berjumlah 20 batang tiang.

Dengan pembangunan jembatan ini ke depan bisa memudahkan masyarakat di sembilan kampung yang berada di distrik Klayili untuk melakukan aktifitas kebutuhan ekonominya, masyarakat distrik Kalyili berharap ke depan nya ada perhatian dari pemerintah kabupaten Sorong untuk membangun jembata berskala besar dan bagus,”harapnya.

Bersamaan dengan waktu yang sama, wartawan mencoba menghubungi Kepala Bagian Humas Kabupaten Sorong, Juan Flora Adeltje, S.E., M.Si, lewat via telepon seluler, untuk menyampaikan keluhan serta kebutuhan masyarakat di distrik klayili, sehingga dapat ditindak lanjuti kepada bupati kabupaten sorong terkait aspirasi dan keriduan masyarakat.

“Jawab kabag humas , dalam waktu dekat ini atau minggu depan kontraktor yang menangani jembatan klayili sudah mulai bekerja sesuai kontraknya, ini informasih yang kami dapat dari Kepala dinas Pekerjaan Umum kabupaten sorong, dari hasil tundak lanjuti aspirasi masyarakat klayili,”tuturnya (MR/Jefri)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.