Masyarakat Desa Liberia Digegerkan Penemuan Mayat Yang Sudah Membusuk Diparet Kebun PTPN III Tanah Raja

Masyarakat Desa Liberia Digegerkan Penemuan Mayat Yang Sudah Membusuk Diparet Kebun PTPN III Tanah Raja
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SERGAI – Masyarakat sempat digeger dengan penemuan sesosok mayat laki – laki yang sudah membusuk diareal parit kebun Afd V PTPN III Kebun Tanah Raja, Dusun III Desa Liberia Kecamatan Teluk Mengkudu Kabupaten Sergai, Senin (6/5/2019) sekitar pukul 13:00 WIB.

Penemuan mayat tersebut pertama kali dilihat oleh petugas operator alat berat (Beko), Gio (40) warga Tanjung Pura Kabupaten Langkat yang saat melakukan pengorekan parit kebun PTPN III Tanah Raja Kecamatan Teluk Mengkudu.

Dan ternyata diketahui mayat tersebut bernama, Efendi Lubis alias Ipen, (57) yang merupakan salah satu Karyawan PTPN III Tanah Raja, Dusun II Desa Tanah Raja Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Sergai dengan kondisi badan yang sudah membengkak dan mengeluarkan aroma yang menyengat.

Lajang tua itupun ditemukan berikut
1 ( satu ) unit sepeda motor Suzuki Smash tanpa plat nomor polisi, sehingga menggegerkan masyarakat untuk menyaksikan langsung kondisi mayat tersebut.

Menurut keterangan Kapolsek Teluk Mengkudu AKP.JH.Tarigan, SH kepada wartawan saat dilokasi mengatakan, berawal pihaknya mendapat kabar melalui telepon seluler dari masyarakat bahwa telah ditemukan sosok mayat oleh operator Beko yang sedang melakukan pengorekan parit kebun.

“Operator Beko tersebut menemukan sesosok mayat laki – laki diareal parit kebun yang berada di Dusun III Desa Leberia Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Sergai dan pihak Polsek Teluk Mengkudu langsung turun kelokasi”, ujar Kapolsek.

Setelah tiba di TKP, lanjut Kapolsek bahwa korban telah diangkat dari dalam parit kebun bersama sepeda motor milik korban, dan pelapor menunggu kedatangan mobil ambulance untuk membawa korban ke rumah sakit guna visum dan otopsi.
Tapi beberapa saat kemudian datang keluarga korban H.Anwarsyam Nasution, melarang dan tidak bersedia untuk dilakukan visum ataupun otopsi sambil mengatakan, keluarga sudah mengikhlaskannya, jelas Kapolsek.

Kapolsek AKP.JH.Tarigan menambahkan, keluarga korban tersebut juga menerangkan bahwa korban sering mabuk – mabukan, jadi keluarga korban menduga bahwa kejadian tersebut akibat korban mabuk sehingga sewaktu mengendarai sepeda motornya masuk parit kebun yang kering dan kedalamannya lebih kurang 2 meter, karena tidak mendapatkan pertolongan maka korban meninggal.

“Atas permintaan keluarga korban tidak dilakukan otopsi, namun tetap dilakukan visum luar di TKP dan kemudian korban langsung dibawa ke rumah duka di Pondok Tengah Desa Tanah Raja untuk segera dimakamkan”, ungkap Kapolsek.(MR/AZMI)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.