KPw BI Sumut Resmikan Penukaran Uang Baru

KPw BI Sumut Resmikan Penukaran Uang Baru
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Menjelang Ramadhan Idul Fitri 1440 H, Kepala Kantor Bank Indonesia (KPw BI) Wilayah Sumatera Utara, Wiwiek Sito Widayat meresmikan pelayanan penukaran uang baru Rp 20.000, Rp10.000, Rp5.000, Rp2.000, Rp1.000,- dan pasar murah yang dilaksanakan di Halaman Kantor Gubernur Jalan Dipenogoro Medan, Jum’at (24/5/19) pagi.

Dalam sambutannya, mengatakan selain BI ada juga bank lain serta tempat penukaran lain yang di tunjuk BI untuk mempermudah penukaran uang baru tersebut kepada masyarakat yang memerlukan sebagai kebutuhan di saat Idul Fitri 1440 H. Hal ini di katakan sehubungan adanya aturan BI pada pasal 21tentang perbankan. “Kewaijaban BI menyediakan uang yang layak edar kepada masyarakat,” sebut Wiwiek dihadapan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) turut hadir Sekda Sumut, dan Pimpinan Perbankan Sumut.

Untuk tahun 2019 ini, pihaknya membuka 131 titik tempat penukaran uang baru. Seperti di kantor instansi, pasar dan daerah strategis lainya. Jika di banding 2018 ada peningkatan jumlah penukaran sebanyak 37 titik yang sebelumnya 94 titik tahun 2018. Penambahan jumlah titik penukaran yang di lakukan BI atas permintaan masyarakat yang semakin banyak memerlukan penukaran uang baru di saat Idul Fitri. Di mana setiap tahun BI sudah menyiapkan uang baru dengan jumlah yang berbeda tiap tahun. Untuk tahun 2019 KPw BI menyiapkan uang pecahan sebesar 8,7 triliun rupiah.

“Dalam kesempatan tersebut pihak perbankan yang terlibat dalam kegiatan ini ada 13 bank. Diantaranya Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BRI Syariah, May Bank, Bank BNI, Bank BCA, Bank Muamalat, Permata Bank, Bank Mega, Bank BCD, Bank CIMB Niaga, Bank Mestika. Sementara yang memiliki armada keliling dan khusus melayani penukaran di Lapangan Benteng hanya 5 Bank saja, diantaranya Bank BNI, May Bank, Bank Mandiri, Bank CIMB dan Bank Niaga,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama salah seorang nasabah M Rizqi mengatakan, sangat bersyukur serta berterima kasih atas di bukanya penukaran uang pecahan kecil baru ini. Di mana masyarakat sangat membutuhkan uang kecil di saat Idul Fitri setiap tahunnya. Apa lagi bagi orang tua yang ingin berlebaran atau ada tamu datang kerumah membawa anak perlu memberikan jajan dan sebagai pengganti berupa salaman disaat mau pulang.

Tentu uang kecil apa lagi uang baru anak – anak merasa gembira menerimanya. Untuk itu kami sebagai orang tua sangat berterima kasih kepada Bank Indoesia di mana setiap tahunya membuka loket penukaran uang baru. Harapan kami tentu kiranya setiap tahun selalu ada penambahan loket penukaran agar masyarakat lebih mudah melakukan dan tidak jauh dari lokasi.

Hal senada di sampaikan seorang Ibu Fitri, merasa terbantu dengan adanya penukaran uang baru tersebut. Kami juga merasa nyaman di mana pihak kepolisian menjaga setiap ada transaksi penukaran. Untuk itu pula kami menghimbau masyarakat,

“Mari kita jaga keamanan dan kenyamanan Sumut serta melakukan penukaran system antrian agar lebih aman cepat prosesnya, kondusif, serta tercipta Sumut yang bermartabat, semoga dapat menunjang kinerja pemerintah daerah dalam menciptakan taraf hidup masarakat yang lebih baik dimasa depan,” ungkapnya. (MR/JB Rumapea)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.