Ulah Tukang Parkir Nakal Bikin Resah, Dishub dan Polrestabes Medan Diminta Tertibkan
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Akhir-akhir ini, banyak pengendara bermotor dibuat resah oleh adanya oknum yang mengaku sebagai petugas parkir mengintip di pinggir jalan di dekat lokasi-lokasi yang banyak pertokoan di Kota Medan.
Ulah oknum yang mengaku petugas parkir ini biasanya tidak terpantau pemilik kenderaan disaat parkir atau berhenti, namun tiba-tiba muncul disaat kenderaan mulai bergerak atau pemilik kenderaan menaiki sepeda motor atau mobilnya.
Gaya berpakaian petugas parkir yang diduga liar ini juga terlihat tidak rapi, tidak memakai seragam berwarna orange dan tidak ada kartu pengenal, kalaupun ada, biasanya kartu pengenalnya sengaja di balikan, untuk mengaburkan pemilik kenderaan.
Kejadian yang membuat resah pengendara bermotor akibat ulah jukir liar ini juga dialami oleh seorang wanita yang ketika itu sedang berada di dalam mobilnya. Saat itu, wanita bernama Nuri (26) sedang menepikan kenderaannya yang tidak jauh dari simpang Jalan Bambu II, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan untuk menurunkan barang di rumah kerabatnya, namun ketika dia hendak menjalankan mobilnya, tiba-tiba seorang pria berpakaian preman, memakai sendal jepit datang meminta uang parkir, terang hal ini membuat Nuri kesal, pasalnya, dia tidak ada parkir, sebab didalam kendaran juga masih ada sopir, apalagi petugas parkir itu meminta uang sesuka hati.
” Pria itu tiba-tiba datang, mengaku petugas parkir, minta uang SPSI dan uang parkir, lantas saya bilang, saya tidak parkir cuma singgah sebentar, memang ada barang yang saya bawa untuk saya turunkan dirumah teman saya, terus karena saya menolak, saya pakai bahasa yang sopan, tapi dia memaki saya, pria yang tidak saya kenal itu malah memaksa dan mengucapkan kata-kata tidak sopan seperti ‘Kon***, Ba**, dan lain-lain,” terang Nuri dengan kesal, Sabtu (30/3/19).
Lanjut Nuri lagi, pria yang mengaku petugas Parkir itu juga mengatakan tidak peduli dan tidak takut siapapun, mau Dishub atau polisi, pria tersebut malah mempersilahkan Nuri mengadu yang penting dia lagi kejar setoran.
” Apa petugas parkir saat ini bertingkah seperti itu, alasan kejar setoran, masyarakat yang di perasnya, setahu saja yang banyak mengenal petugas parkir yang resmi, biasa mengetahui pengendara yang parkir atau cuma sekedar menepi, dan petugas parkir asli biasanya sopan dan memakai seragam resmi, kalau yang tadi itu saya pastikan pemalak atau pemeras,” ujar Nuri emosi.
Kepada petugas Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Renward Parapat agar melakukan penertiban terhadap jukir liar yang sudah membuat banyak pengendera bermotor resah. Termasuk juga kepada pihak Kepolisian Polrestabes Medan, untuk merespon pengaduan masyarakat terkait ulah jukir liar yang buat resah. (MR/Tim)
