Sujian : Perayaan Chengbeng Memotivasi Kita Untuk Tidak Lupa Kepada Leluhur
METRORAKYAT.COM, RANTAUPRAPAT – Perayaan Chengbeng atau lebih dikenal dengan sembahyang kubur, merupakan tradisi bagi warga Tionghoa dalam menghargai leluhurnya. Puncak peringatan Cheng Beng akan digelar, 5 April nanti, sebelum memasuki hari H puncak Cheng Beng, warga Tionghoa sudah mendatangi komplek pemakaman dan memanjatkan doa agar orang tua atau leluhur yang ada di alam baka mendapatkan kedamaian dan ketentraman.
Demikian juga pelaksanaan Chengbeng yang dilakukan oleh anggota Dewan Perwakilan Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) dari Daerah Pemilihan Labuhan Batu, Labuhan Batu Utara dan Labuhan Batu Selatan, Sujian (Acan). Bertempat dilokasi pekuburan Budi Luhur Desa Perlayuan Penyumbang Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhan Batu Induk, Sujian kepada wartawan Metrorakyat.com mengatakan, dia dan keluarga besarnya saat ini, Sabtu (30/3/19) berkumpul dari berbagai daerah untuk melaksanakan Chengbeng di pekuburan Perlayuan Penyumbang tempat kakek, leluhur dan keluarga mereka disemayamkan.
Warga masyarakat Tionghua, tambah Sujian lagi, pada awal perayaan jelang hari H sudah mulai mendatangi makam keluarga mereka. Mereka datang untuk membersihkan makam karena Ceng Beng berarti bersih dan terang.
Cheng Beng merupakan salah satu tradisi yang dianggap sangat penting untuk dilakukan. Karenanya, dimanapun berada, setiap orang Tionghua diharuskan pulang ke kampung halamannya agar dapat berziarah ke makam para leluhur, sebagai wujud dari sikap penghormatan mereka.
” Pada acara seperti inilah momen keluarga besar kami, Wong dapat berkumpul dari semua daerah, semakin mempererat silahturrahmi, karena keluarga terdahulu pasti semakin sedikit, maka kami anak dan cucu selaku keluarga baru bisa memanfaatkan momen ini sebaik-baiknya untuk kebersamaan,” ujar Sujian yang merupakan politisi dari partai Hanura ini.
Sambung Sujian lagi, saat ini merupakan tahun politik, dimana semua elemen masyarakat di seluruh Indonesia, khususnya juga Provinsi Sumatera Utara sedang terfokus pada pemilihan Presiden dan Wakil Presiden beserta calon legislatif. Dia berharap, agar pelaksanaan pilpres dan pileg yang akan berlangsung pada tanggal 17 April 2019 medatang dapat berlangsung dengan aman, jujur, rahasia, dan damai.
” Mari warga Sumatera Utara, mendukung pelaksanaan Pilpres dan Pileg yang tinggal beberapa hari lagi dengan kebersamaan dan menjunjung tinggi nilai-nilai kerukunan yang telah pertama di tunjukkan oleh pimpinan terdahulu kita yakni presiden Soekarno, mari kita tidak terpengaruh berita Hoax dan tidak membuat atau menyebar berita Hoax tersebut, karena kita adalah Pancasila, NKRI adalah harga mati bagi kita semua,” tegas anggota Komisi C DPRD Sumut ini.
Sujian yang Tahun ini maju kembali menjadi calon legislatif dari partai Hanura dengan nomor urut 2, yang meliputiDaerah Pemilihan Labuhan Batu, Labuhan Batu Utara dan Labuhan Batu Selatan terkhusus kepada masyarakat di Rantauprapat agar tidak golput pada pelaksanaan Pilpres dan Pileg yang akan dilangsungkan pada tanggal 17 April 2019 nanti.
” Kepada seluruh warga Masyarakat di wilayah Rantauprapat, datanglah ke tempat pemilihan suara (TPS) di wilayah masing-masing dan jangan Golput, karena suara anda semua menentukan masa depan bangsa Indonesia untuk lima tahun kedepan, pilihlah pemimpin yang sudah teruji dan mampu memberikan perubahan dan kemajuan bagi bangsa dan negara kita lima tahun kedepan,” terangnya.
Terakhir, pada pelaksanaan Chengbeng tersebut, Sujian juga berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar Negara Indonesia tetap diberikan ke makmuran, kedamaian dan ke sejahteraan dan pemimpin yang adil dan merakyat, agar Bangsa Indonesia dapat menjadi bangsa yang maju dan makmur. (MR/Red)
