Bupati Soekirman Hadiri Acara Wiwit Padi Di Desa Mangga Dua

Bupati Soekirman Hadiri Acara Wiwit Padi Di Desa Mangga Dua
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SERGAI – Masyarakat Jawa Serdang Bedagai khususnya petani Desa Mangga Dua,Kecamatan Tanjung Beringin mengadakan acara Ngunduh Mbok Sri atau Wiwit Padi Pertama dirangkai dengan Paguyuban Bedah Budaya Kabupaten Serdang Bedagai tahun 2019,di Dusun I Desa Mangga Dua,Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Sergai, Rabu (6/3/2019).

Hadir dalam acara tersebut,Bupati Sergai Ir.H.Soekirman,Kajari Sergai Jabal Nur, Camat Tanjung Beringin Muhammad Fahmi,mewakili Forkopimda Sergai,tokoh pemuda Sergai Dimas Tri Adji serta ratusan masyarakat Jawa Serdang Bedagai.

Bupati Sergai Ir H.Soekirman dalam sambutannya menyampaikan, Alhamdulillah kini jalan menuju ke Desa ini telah lebih baik, namun di balik itu banyak lagi tugas kita selaku orang tua untuk selalu mengontrol anak anak kita untuk tidak ugal-ugalan dalam mengendarai kendaraan bermotornya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Jalan menuju kesini merupakan jalan desa, kapasitas jalan pun hanya 8 Ton yang menduduki kelas tiga. Jadi, kepada Pemerintahan desa agar membuat aturan penggunaan jalan dan pengawasan terhadap tonase yang melintasi jalan tersebut,agar nantinya jalan tersebut dapat bertahan lebih lama.

Dilain hal, ditambahkan Bupati Sergai Ir H Soekirman, bahwa kita sebagai orang tua harus terus mengawasi anak anak kita dari jerat Narkoba yang dapat menghancurkan masa depan para generasi penerus bangsa.

Selain itu,kita harus bersyukur atas panen yang di hasilkan petani, sebagai simbol hari ini kami jemput dewi sri namun bukan hanya dijemput saja,kami di sini juga menggunakan upacara yang di sertai dengan doa, kemudian kita muliakan dengan di jemput oleh seorang ibu yang mengenakan kedalam rinjing untuk dibawa pulang.

Kesemua itu sebagai simbol agar panen yang akan datang menghasilkan padi yang lebih banyak dari pada hari ini serta tanamannya tetap subur.

Ini merupakan rasa syukur orang jawa, walaupun jauh di perantauan tidak di tanah jawa namun kami juga masih memegang teguh adat dan budaya.

“Kami berharap semua suku-suku di Indonesia terkhusus di Sergai,memiliki kearifan lokal bagaimana menghargai alam, bagaimana bersyukur pada Tuhan, semoga semua suku disamping suku jawa tetap melestarikan dan merefitalisasi budayanya dengan restorasi,”ujarnya.

Di sela-sela acara Bupati Sergai Ir.H.Soekirman menyempatkan diri memberi nama sebuah jalan tepat di depan acara tersebut terselenggara dengan nama jalan Dewi Sri, yang diyakini dapat mempermudah masyarakat yang hendak berkunjung ke tempat tersebut.(MR/AZMI)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.