Diduga Kena Serangan Jantung, orang Tua Pelaku Narkoba Meninggal Dunia
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Polsek Medan Timur melakukan penggerebekan kampung narkoba di dua lokasi berbeda diantaranya jalan Ampera 3 tengah kelurahan Glugur darat 2 kecamatan Medan Timur dan di rumah besan Gazali . Senin (7/1/2019) jam 18:00 WIB.

Di saksikan oleh kepala lingkungan 13 Ampera , petugas berhasil menangkap Abu Wahid Pratama Putra dengan barang bukti tiga paket sabu ukuran kecil.

Dalam penangkapan Abu Wahid, petugas sedikit kewalahan karena orang tua Wahid terkejut melihat kedatangan puluhan polisi ke rumahnya dan di duga histeris hingga mengakibatkan serangan jantung.
Masyarakat dan polisi yang melihat orang tua Pelaku Narkoba sebelum pingsan sempat memegangi dadanya , langsung membawanya ke rumah sakit Imelda jalan Bilal Medan, namun sayang nyawanya tak tertolong dan meninggalkan dunia di dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Sementara itu sebagian warga yang melihat kejadian itu langsung menghujani petugas yang melakukan tugasnya dengan menggunakan batu-batuan untuk saja polisi langsung dapat menguasai suasana hingga masyarakat berhasil di tenangkan untuk tidak melempari petugas kepolisian yang sedang menjalankan kewajibannya perang terhadap narkoba.
Kapolsek Medan Timur Kompol Arifin ketika di konfirmasi tentang kejadian ini mengatakan bahwa orang tua TSK yang bernama Gazali meningal karena serangan jantung .
” Pas kita tangkap TSK yang bernama Abu Wahid Pratama Putra di rumahnya kita mendapati 3 paket sabu dari kamarnya, pas hendak kita bawa tersangkanya dari pintu belakang, Gazali terlihat memegang dadanya seperti kesakitan hingga akhirnya pingsan, Anggota yang melihat kejadian itu bersama masyarakat langsung berusaha menolongnya dengan membawa Gazali ke rumah sakit Imelda untuk mendapatkan pertolongan medis, namun naas di perjalanan ia meninggal dunia sebelum mendapatkan pertolongan medis ” ucap Arifin.
” Pas kami bawa si Wahid dari pintu belakang, kami di lempari batu oleh masyarakat untung saja kami cepat menguasai suasana dan berhasil membawa tersangka Wahid bersama seorang pria yang bernama Saleh,” pungkas Arifin. (MR/Suriyanto)
