Spesialis Maling HP Terekam CCTV, Jeki Ngamar di Sel Polsek Medan Baru

Spesialis Maling HP Terekam CCTV, Jeki Ngamar di Sel Polsek Medan Baru
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN BARU – Unit Reskrim Polsek Medan Baru berhasil mengungkap dan menangkap seorang residivis yang sering keluar masuk penjara dalam kasus pencurian HP milik Rahmad Fadly (27) warga jalan Sei Batang Gadis no 53 kelurahan Babura kecamatan Medan Baru. Jumat (5/11/2018) jam 4:30 WIB.

Kejadian berawal pada hari Jumat (5/11) korban merasa kehilangan HP Oppo,uang RP.800,000, KTP, ATM dan SIM miliknya dari dalam kamar kos.

Korban pun langsung meminta pihak pengelola kost untuk melihat CCTV yang ada di rumah kost mewah tersebut.

Dari hasil pantauan CCTV terlihat jelas bahwa pelaku pencurian itu adalah seorang pria yang tidak dikenal.

Selanjutnya korban membuat laporan ke Polsekta Medan Baru dengan melampirkan Copi rekan kejadian dari CCTV rumah kost.

Reskrim Polsek Medan Baru langsung melakukan penyelidikan dan mencari identitas pelaku yang terlihat di CCTV tersebut dan berdasarkan fakta yuridis dan pengumpulan data didapatkan bahwa pelaku bernama Jeki Sibarani alias Ucok yang merupakan warga jalan Sei Bilah kelurahan Babura Sunggal kecamatan Medan Sunggal.

Selanjutnya pada Senin (26/11/2018) jam 14:30 WIB keberadaan pelaku terdeteksi petugas kepolisian,resersepun bergerak memburu pelaku yang telah lama menghilang setibanya di sana, petugas langsung meringkus tersangka yang langsung di interograsi dan ternyata dari pengakuannya tersangka sudah sering melakukan aksinya di wilayah hukum Polsek Medan Baru diantaranya di Jalan Sei Wampu degan barang curian HP Samsung warna putih,dirumah kost dekat pajak peringgan, dua kali melakukan pencurian dan barang yang dicuri adakah HP Oppo putih dan satu HP Android namun tersangka lupa apa merk-nya lalu di rumah kost jalan. Turi dan barang yang di curi HP Oppo werna putih hitam selain itu tersangka juga pernah di penjara dalam kasus narkoba pada tahun 2013 divonis 1 tahun dan tahun 2016 juga dihukum dalam perkara narkotika dan di vonis 2,6 tahun.

Atas dasar keterangan tersangka polisi langsung melakukan pengembangan kasus dengan meminta tersangka menunjukan lokasi dan barang bukti lainya yang telah ia jual namun pada saat itu tersangka melihat ada kesempatan untuk lari,hal ini digunakanya sebaik mungkin.

Tersangka langsung cicing mengambil langkah seribu, petugas yang tak mau tangkapannya kabur langsung memberi isyarat tembakan peringatan ke udara sebanyak dua kali namun tak di perduli kan oleh tersangka, tak mau tersangka lolos bidikan pun langsung di arahkan pada kaki tersangka.

Dor,…tersangka langsung mencium aspal meringis kesakitan.untuk menyelamatkanya polisi membawa tersangka ke RS Bhayangkara untuk mengeluarkan timah panas petugas.

Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing membenarkan kejadian ini ketika dikonfirmasi.

” Benar bang kita berhasil menangkap seorang residivis yang sering mencuri dirumah kos yang kerap keluar masuk penjara dalam kasus narkotika,” jelas Tobing.

Tambahnya lagi, tersangka di tembak kakinya karena berusaha melarikan diri pada saat pengembangan kasus pungkas perwira yang pernah menjabat sebagai Kapolsek Medan Kota ini. (MR/Suriyanto)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.