Organisasi Kepemudaan Ikatan Pemuda Karya Turut Serta Mengantisipasi Terorisme Di Tempat Ibadah Gereja

Organisasi Kepemudaan Ikatan Pemuda Karya Turut Serta Mengantisipasi Terorisme Di Tempat Ibadah Gereja
Bagikan

METRORAKYAT.COM | MEDAN – Mengingat isu teror Bom yang terjadi beberapa waktu lalu ditempat ibadah Gereja Di Surabaya, organisasi kepemudaan (OKP) Ikatan Pemuda Karya (IPK) Berinisiatif untuk menjaga keamanan dan kenyamanan Beribadah diwilayah Kecamatan Medan Tuntungan, kota Medan, Sumatera Utara, Minggu (20/5/18).

Sebanyak 50 (lima puluh) orang dari kader IPK turut mengamankan di 6 (enam) tempat ibadah Gereja disekitar Kecamatan Medan Tuntungan, seperti gereja GBKP simpang Tuntungan, GBKP Kemenangan Tani, GBKP Lau Cih, gereja Katolik simpang Selayang, GBKP Pokok Mangga dan GBI Sumatera Resort.

Indra Sipayung selaku Sekjen PAC IPK Medan Tuntungan Mengatakan, tujuannya yaitu untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), juga untuk berpartisipasi membantu aparatur negara untuk mengantisipasi karena adanya teror Bom yang akhir-akhir ini meresahkan masyarakat.

“Kita tahu dengan kejadian Minggu lalu, terjadi bom di beberapa tempat ibadah di Surabaya. kami selaku organisasi kepemudaan memiliki tanggungjawab menciptakan rasa nyaman. Jadi kita sudah sepakat sesuai arahan ketua PAC IPK Medan Tuntungan Abangda Rajendra Sitepu, bahwa seluruh kader IPK Medan Tuntungan beragama muslim wajib melakukan pengamanan disejumlah Rumah ibadah (Gereja) yang berada di kecamatan Medan Tuntungan. Harapan kami, dengan adanya kegiatan seperti ini, citra OKP yang selama ini mungkin banyak tidak baik di mata masyarakat bisa bergeser bahwa kami juga bisa berkarya untuk melindungi dan mengayomi masyarakat,” jelasnya.

Sementara, Mentonogalia Ginting yang merupakan seorang jemaat GBKP Simpang Tuntungan sangat mengapresiasi adanya kegiatan yang di lakukan oleh OKP IPK Medan Tuntungan.

“Ini tanggapan yang positif dan pandangan baru khsususnya di Kecamatan ini. Jujur..! ini baru pertama kali yang berbaju OKP melakukan ngePAM di tempat Ibadah. Mungkin tanggapan orang belum langsung positif, tetapi ini awal yang baik untuk pembaharuan dikepemudaan khsususnya. Kalau bisa, ini terus berkelanjutan bukan hanya saat ini saja, tetapi untuk kedepannya harus terus diadakan,” harapan Ginting. (MR/A06)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.