Spesialis Maling Kreta Terparkir dan Penadahnya Diringkus Polisi

Spesialis Maling Kreta Terparkir dan Penadahnya Diringkus Polisi
Bagikan

METRORAKYAT.COM | MEDAN – Dua pelaku spesialis pencurian kreta yang terparkir berhasil dibekuk tim Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, dari kawasan Jalan Pasar 7 Simpang Jodoh, Desa Bandar Klippah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Selasa (24/4/18) sore.

Kedua pelakunya itu bernama, Zulham Riza (41) warga Jalan Besar Lau Bakeri, Perumahan Bumi Tuntungan, Blok  O, No. 73, Desa Suka Renda, Kecamatan Kutalimbaru dan Kristian Sinabariba alias Kris (29) warga Jalan Medan Utara No. 11, Kelurahan Indrakasih, Kecamatan Medan Tembung. Keduanya ditangkap di Jalan Pasar 7 saat sedang berboncengan mengendarai kreta.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Faidil Zikri, SH SIK MH didamping Kanit Reskrimnya, Iptu MK Daulay SH menjelaskan, selain mengamankan pelaku utamanya, pihaknya turut mengamankan teman pelaku yang turut berperan sebagai perantara menjualkan barang hasil curian.

Temannya itu bernama, Kartono alias Tono (39) warga Jalan M. Saman, Dusun 12, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan. Tono diringkus dirumahnya berkat pengembangan yang dilakukan polisi dari kedua pelaku utama.

“Dari ke tiganya kita lakukan pengembangan kembali hingga berhasil meringkus penadahnya yakni, Leginem alias Kak Inem (49) warga Jalan Pasar Melintang, Dusun 5, Desa Sei Rotan, Percut Sei Tuan. Kita juga mengamankan teman si penadah yang ikut berperan dalam transaksi jual beli barang curian yaitu, Suhada (17) warga Jalan Medan-Batang Kuis,” papar Kapolsek dalam press relise yang dilaksanakan di halaman Polsek Percut Sei Tuan.

Bahkan satu-satunya pelaku wanita ini yang diproses sebagai penadah sudah kali kedua berususan dengan polisi dengan kasus serupa. “Ya pak, dulu saya juga pernah ditangkap karena menampung barang curian dari orang. Biasanya kreta yang tak lengkap saya ambil dari harga paling murah 1,5 juta. Barang itu biasanya saya jual ke daerah Aceh,” aku Ibu rumah tangga ini.

Dijelaskan Kompol Faidil lagi, bahwa penangkapan para tersangka berkat laporan pencurian nomor 808/K/2018 atas korbannya, Lizarmis (66) warga Jalan Kepodang I, Kelurahan Kenanga Lama, Percut Sei Tuan. Dimana korban kehilangan kreta Honda Supra 125 BK 6560 CD yang terparkir dirumah anaknya di Jalan Rajawali I, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Percut Sei Tuan.

“Jadi, aksi pencurian itu sempat viral di medsos karena terekam CCTV. Korban sempat melihat pelaku Zulham mengambil kreta dari parkiran rumahnya. Zulham mencuri bersama rekannya, Budi Arianto (DPO). Temannya itu menunggu di atas kreta miliknya. Dari situ, korban membuat laporan,” ungkap Kapolsek.

Berkat laporan dan hasil penyelidikan di TKP, polisi mengetahui keberadaan pelakunya dan berhasil menangkap, Zulham bersama Kris yang ternyata turut serta dan mengetahui aksi pencurian kreta milik korban. Keduanya di kawasan Pasar 7 Simpang Jodoh Tembung.

“Atas kerja keras, kerja tuntas dan kerja ikhlas yang dilakukan Tim, pelaku pencurian dan penadahnya berhasil kita ringkus. Penangkapan pertama dilakukan terhadap Kris dan Zulham saat sedang mengendarai kretanya di Pasar 7 Tembung. Kemudian berlanjut kepada tersangka lainnya,” jelasnya.

Dari pelaku Kris, polisi turut mengamankan barang bukti 1 unit kreta Honda TVS Neo warna Merah tanpa plat dan 1 unit kreta Honda Surya Seltek warna Hitam. Sementara dari pelaku Tono, polisi mengamankan kunci Letter T, 2 buah kunci Y, 2 buah obeng, 3 buah kaca spion kreta, 1 buah pisau, serta 1 buah kreta Yamaha Mio J warna Biru BK 4137 ADF. “Mereka ini adalah komplotan dan saling berkaitan,” sambung Kapolsek Percut.

Atas keberhasilan pengungkapan pelaku spesialis ranmor di parkiran tersebut, polisi menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan selalu waspada dalam mengamankan kendaraannya. Untuk pelaku yang belum tertangkap, pihaknya mengaku masih dalam pengejaran.

“Biasakan kendaraan selalu sefty dengan kunci pengaman. Masyarakat juga tak perlu khawatir, sebab setiap hari hingga malam kita terus meningkatkan patroli. Sehingga motto dan program Kapolrestabes Medan ‘Polisi jago, Medan Kondusif’ dapat tercapai,” himbaunya mengakhiri.(MR/Suriyanto)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.