Bupati Taput, Nikson Nababan: Hindari money Politik dalam Pilkada karena dapat merusak Tapanuli Utara
METRORAKYAT.COM | TAPUT – Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan, M.Si pimpin Rapat Koordinasi Kamtibmas didampingi Forum Koordinasi Pemerintah Daerah Taput, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Ketua KPU dan Ketua Panwaslih bertempat di Gedung Kesenian Sopo Partungkoan, Tarutung (Kamis, 18/1/18).
Rakor yang dihadiri para Staf ahli Bupati, Asisten, pimpinan OPD, Camat, Kepala Bagian, Direktur Perusahaan Daerah, Pejabat Esselon III dan IV serta para Kepala Desa, membahas dan menyamakan persepsi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat dalam menghadapi seluruh tahapan Pilkada Serentak yang akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018.
Dalam arahan Bupati menyampaikan agar seluruh Instansi/Lembaga penyeleggara mampu melaksanakan tufoksi masing-masing dengan baik sesuai dengan ketentuan serta selalu berkoordinasi sebagai upaya dalam menangani hal-hal yang dapat mengganggu pelaksanaan pilkada.
“Pilkada dilaksanakan sebagai bagian dalam mencapai Taput yang berdaulat, Taput berdikari dan mandiri demi kesejahteraan masyarakat,” ucap Bupati.
Selain itu, Bupati juga menambahkan beberapa pesan untuk menjaga kamtibmas, antara lain:
1. Para penegak hukum agar lebih tegas untuk menindak pelanggaran terkait pelaksanaan demokrasi.
2. Seluruh PNS harus melaksanakan tugas dengan baik, tidak melakukan kampanye terhadap Paslon manapun dan mentaati peraturan agar tidak menuai masalah.
3. Seluruh peserta rapat harus mampu memberikan sosialisi kepada masyarakat agar tidak tergiur dengan ‘money politic’ karena pilkada sebagai penentu arah pembangunan Tapanuli Utara 5 tahun ke depan
4. Kepala desa, Camat bersama dengan Forum Komunikasi Kecamatan agar aktif menjaga kekondusifan di tengah tengah masyarakat dengan melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama.
“Sebagai Balon Bupati saya tidak pernah menyuruh PNS untuk kampanye. Semoga Pilkada di Taput dapat berjalan dengan damai sejahtera,” akir arahan Bupati.
Usai arahan Bupati dilanjutkan para FKPD/mewakili serta Ketua KPU dan Ketua Panwaslih. Secara umum FKPD menyampaikan perlunya deteksi dini atas rawan konflik dan gangguan serta perlunya pendidikan kepada masyarakat agar lebih dewasa dalam berdemokrasi.
“Komitmen seluruh pihak penyelenggara dalam melaksanakan pesta demokrasi serentak dan mampu melindungi hak politik setiap warga Taput,” ucap Ketua DPRD Taput Ottoniyer Simanjuntak.
Dalam paparan yang disampaikan Wakapolres Taput dan Kasdim 0210/TU menyampaikan persiapan pengamanan tiap tahapan dan menginformasikan telah terbentuk Satgas ‘money politic’ yang merupakan Tim gabungan Polda Sumut dan Polres Taput.(MR/Musa Sianipar)
