Buntut Penerimaan Siswa Baru Tahun 2017, Ratusan Orang Tua dan Siswa SMA Negeri 2 Medan Seruduk Kantor Gubsu

Buntut Penerimaan Siswa Baru Tahun 2017, Ratusan Orang Tua dan Siswa SMA Negeri 2 Medan Seruduk Kantor Gubsu
Bagikan

METRORAKYAT.COM I MEDAN-Ratusan siswa SMA Negeri 2 Medan bersama orang tua murid seruduk kantor gubernur Sumatera Utara jalan Diponegoro no. 30 Medan,Selasa (16/1/18) sekira pukul 9.30.WIB.

Kedatangan mereka ingin mendapatkan jawaban karena anak mereka belum mendapatkan raport sampai saat ini padahal, ujian semester sudah berakhir pada bulan Desember yang lalu.

“Hal ini sudah kami tanyakan kepada kepala sekolah namun,pihak sekolah mengarahkan kami ke dinas pendidikan namun dinas pendidikan juga beralasan  masih menunggu keputusan Gubsu,” ujar  orang tua salah seorang siswa kepada media ini.

Warga Karang Sari Medan Polonia ini  juga mengatakan anak mereka di sekolah selama ini agak diperlakukan berbeda dari siswa lain.

“Anak saya juga diperlakukan agak berbeda dengan siswa lain,”tutur ibu setengah baya ini tanpa menjelaskan perbedaan yang dimaksud.

Tampak siswa dan orang tua murid sedang makan siang di lantai bawah kantor Gubernur Sumut (Foto/Rosen)

Permasalahan ini buntut dari penerimaan siswa baru tahun lalu, dimana dikabarkan waktu itu, ratusan siswa masuk ke sekolah SMA Negeri 2 Medan melalui jalur”siluman”.

Sementara itu,Arist Merdeka Sirait (Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia) yang diterima Wagubsu  mengatakan bahwa telah terjadi kesepakatan tanggal 23 Januari 2018 akan diadakan rapat kembali dengan pemprovsu.

Seger (49) salah seorang orang tua siswa.(Foto/Rosen)

“Tanggal 23 januari akan diadakan rapat,dan ini kesempatan ,kalian boleh menyampaikan pendapat kalian,jangan mendiskusikan yang lalu-lalu namun solusi yang harus kita cari,sementara ini kalian boleh bersekolah seperti biasa kembalai,”jelas Arist.

Walaupun demikian, hari ini,Lanjut Arist, kita sudah bertemu Wagub dan sudah  membicarakannya untuk mencari solusi, dan jika kita temukan tindak pidana dalam permasalahan ini,akan kita tuntut secara hukum,pungkas Arist.

Dari informasi yang didapat metrorakyat.com jumlah siswa yang belum menerima raport sekitar 180an orang.

Sementara itu, Kabiro Humas dan Keprotokolan Pemprovsu saat hendak  dikonfirmasi diruangannya tidak berada ditempat,menurut salah seorang staffnya sedang sholat.(MR2/Rosen)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.