Anggota DPRD Kota Medan, :Landen Marbun: Gotong royong Cara Tepat Mengatasi Permasalahan Banjir

Anggota DPRD Kota Medan, :Landen Marbun: Gotong royong Cara Tepat Mengatasi Permasalahan Banjir
Bagikan

METRORAKYAT.COM | MEDAN – Masyarakat perlu diberdayakan untuk peduli terhadap lingkungannya. Salah satu cara dengan melakukan gotong royong secara rutin setiap Minggu. Cara inilah yang diterapkan Anggota DPRD Medan Landen Marbun, sejak terpilih dan duduk di legislatif bersama konstituennya sampai saat ini.

Kali ini bersama warga Jalan Kawat II, Kecamatan Medan Deli, Landen mengajak untuk sama-sama melakukan normalisasi drainase. Gotong royong tersebut bahkan sudah satu Minggu ini rutin dilaksanakan, dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan masyarakat setempat.

Apalagi kata Landen, membangun infrastruktur merupakan pekerjaan mudah dibanding melakukan perawatan terhadap apa yang sudah ada. “Ya, kita ingin memastikan apa yang sudah dinormalisasi Pemko seperti drainase, berjalan dengan sebagaimana mestinya,” ungkapnya kepada wartawan, Baru-baru ini.

Latar belakang dari gotong royong ini, sebutnya, juga bertujuan menghindari warga dari dampak banjir. Sebab di wilayah tersebut kerap mengalami banjir apalagi saat hujan deras turun. “Yang lebih mirisnya lagi, di sana itukan ada mesjid, nah kalau sudah banjir warga harus membuka sepatunya dan mengangkat kain sarungnya. Jadi sudah satu Minggu ini saya bersama warga melakukan aksi gotong royong di sana,” kata Ketua Fraksi Hanura DPRD Medan itu.

Harapan dari kegiatan gotong royong itu pula, agar masyarakat merasakan manfaat lingkungan tempat tinggal mereka menjadi bersih, rapi dan terhindar dari segala macam penyakit. Disamping itu turut membantu tugas dan aparatur setempat serta P3SU kecamatan.

“Kan sangat tidak elok ada kawasan rumah ibadah terkena banjir. Kami turut menghimbaulah kepada pemerintah kota untuk menginstruksikan seluruh kepling mendata daerah-daerah rawan banjir. Sehingga bersama warga kita bisa melakukan upaya pencegahan, seperti gotong royong ini. Manfaatkan juga personel P3SU yang sudah dibentuk oleh Wali Kota Medan,” papar legislator Dapil V yang kini duduk di Komisi A.

Tenaga dan pikiran masyarakat menurutnya harus diberdayakan meski ada alokasi APBD yang ditampung setiap tahun untuk membangun infrastruktur. Menariknya lagi, kegiatan mengajak konstituen bergotong royong ini rutin ia lakukan sejak terpilih dan duduk menjadi anggota dewan.

“Jangan kita terlena dengan anggaran pembangunan Rp1,1 triliun tahun lalu, melainkan tenaga masyarakat harus kita berdayakan. Apalagi saya miris melihat daerah Jalan Kawat II ini selalu langganan banjir setiap hujan turun,” pungkasnya.(MR/siti))

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.