Polresta Depok Kejar Pelaku Penjarah Toko Baju 24 Jam di Depok
METRORAKYAT.COM | DEPOK – Menjelang perayaan malam Natal, sekolompok remaja geng motor menjarah toko baju 24 jam di Jalan Cakalele 3, Depok 2 Tengah, Sukmajaya Kota Depok, Minggu (24/12/2017) subuh.
Puluhan lusin stel pakaian dan jaket dicuri pelaku rata-rata masih berusia remaja dengan kerugian belasan juta selain itu juga terekam cctv.
Berdasarkan pengakuan seorang saksi mata yang juga penjaga toko, Nendy,20, pria, mengatakan peristiwa diketahui sekitar pukul 04:30 Wib, ketika dirinya sedang membersihkan pakaian tiba-tiba datang segerombolan remaja turun dari motor masuk ke dalam toko sambil mengancam menggunakan celurit. Lantaran merasa membahayakan dirinya Nendy langsung membangunkan temannya sedang tertidur langsung setelah itu para pelaku sudah hilang.
“Pelaku berjumlah sekitar 40 orang rata-rata usia masih belasan tahun. Pelaku mengambil semua pakaian yang ditaruh atas etalase bagian depan termasuk jaket juga diambil,”ujarnya di lokasi, Minggu siang.
Penjaga toko yang baru bekerja empat bulan ini mengakui diantara pelaku juga ada sejumlah wanita cabe-cabean diboncengin naik motor.
“Wanita cabe-cabean hanya duduk di atas motor, sedangkan para pelaku turun dari motor sambil mengancung-ancungkan celurit saat akan menjarah pakaian,”katanya.
Dari peristiwa tersebut, Nendy, menyebutkan mengalami kerugian sekitar Rp. 13 juta untuk pakaian yang telah dicurinya.
“Pelaku mencuri pakaian celana sebanyak 9 lusin, baju dua lusin, serta lima jaket dengan kerugian mencampai Rp.13 juta. Sudah kita laporkan peristiwa pencurian ini ke Polsek Sukmajaya,”ungkapnya.
Kapolresta Depok AKBP Didik Sugiarto mengungkapkan tim telah melakukan olah TKP setelah menerima laporan korban di Polsek Sukmajaya. Kapolres belum bisa menyimpulkan kejadian pencurian ini dilakukan oleh sekelompok geng motor.
“Belum bisa dipastikan geng motor atau tidak. Namun pihaknya telah mengidentifikasi beberapa pelaku. Secepatnya akan segera ditangkap dan akan terungkap motif pencuriannya,”ujar AKBP Didik didampingi Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis Aryana mendatangi lokasi TKP.
Mantan Wadirkrimum Polda Metro Jaya ini menambahkan dalam mengantisipasi kejadian yang serupa Kapolres memilik keamanan berbasis teknologi yaitu Panic Button dan Hallo Polisi dapat didownload masyarakat bertujuan dapat memberikan informasi atau ada suatu kejadian sehingga anggota dapat datang cepat ke lokasi.
“Anggota sudah kita siagakan dimana-mana daerah rawan. Dalam aplikasi panic button polisi dapat segera merespon jika ada kejadian bisa langsung tiba ke TKP paling lama 20 menit,” kata AKBP Didik.
“Mohon doa untuk pelaku bisa cepat tertangkap dan diproses sesuai hukum yang belaku. (RED/MR).
