Ketua DPD KNPI Pekan Baru, LarshenYunus Kecewa Atas Tindakan Kejam PT. Riau Cipta Mandiri

Ketua DPD KNPI Pekan Baru, LarshenYunus Kecewa Atas Tindakan Kejam PT. Riau Cipta Mandiri
Bagikan

METRORAKYAT.COM | PEKANBARU – Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia Provinsi  Riau menegaskan bahwa perusahaan PT. Riau Cipta Mandiri yang berlokasi di kawasan Arengka 2, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru  telah melakukan penelantaran karyawan dan melakukan pemecatan secara sepihak.

Penegasan tersebut disampaikan Larshen Yunus, selaku Ketua DPD KNPI Riau kepada Tim MetroRakyat.com, Selasa, (21/11/17).

Dari informasi yang dihimpun oleh Tim MetroRakyat.com, bahwa terdapat salah satu pekerja atau buruh yang menjadi korban atas kekejaman dari Pimpinan Perusahaan tersebut.  Diantaranya atas nama Januari Gea, salah satu korban kebiadaban PT. RCM.  “Bapak Januari Gea sudah diperlakukan secara tidak manusiawi, beliau sudah mengalami kecelakaan kerja, bahkan pergelangan kakinya hampir patah,” tutur Larshen Yunus,  selaku Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia Provinsi Riau versi DPP Muhammad Rifa’i Darus.

Sambung Yunus lagi, korban (Januari Gea-red) sudah terkena musibah, namun malah di pecat dan diusir semena-mena. ” Upah karyawan tersebut juga tidak diterima apa lagi pesangon. Bahkan yang paling keji lagi, Kebun milik bapak Januari Gea dirusak oleh oknum Perusahaan tersebut,” sungguh kejam kali mereka itu (PT. RCM-red),  kesal Larshen Yunus.

Dari informasi yang diperoleh Tim MetroRakyat.com bersama Aktivis Buruh yang tergabung didalam wadah DPD SBN Riau, menemukan keganjalan atas permasalahan ini. “Hampir kita pastikan, bahwa PT. RCM sudah menyalahi aturan, wabbilkhusus apabila merujuk pada  Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan bahkan atas kejadian ini, juga terindikasi adanya Perlakuan yang menjurus pada Ancam Mengancam. Sebagaimana terdapat pengakuan dari salah satu karyawan Perusahaan tersebut, yang tidak diperbolehkan menampung bapak Januari Gea  dirumahnya, dengandalih adanya ancaman akan dipecat dari Perusahaan tersebut. “Sebenarnya kami prihatin dan ingin membantu bapak Januari Gea, namun apalah daya, kamipun dalam keadaan yang serba salah,” tukas salah satu karyawan yang tidak mau disebutkan namanya.

“yang paling saya sesalkan atas kejadian ini adalah, tidak adanya rasa empati dari Perusahaan tersebut. mereka sama sekali tidak memanusiakan manusia. Mungkin mereka anggap buruh hanyalah sesuatu yang tidak berharga” geram mantan Presiden Mahasiswa Riau tersebut. ditambahkan lagi, bahwa sudahlah terjatuh, malah tertimpa tangga pula. yang lebih biadab lagi, Kebun Singkong milik keluarga bapak Januari Gea juga dirusak secara membabibuta, ditambah lagi adanya upaya dari pihak Perusahaan tersebut untuk mempersulit segala urusan yang dilakukan oleh anak istri yang bersangkutan (Januari Gea-red). Dari Penelusuran Tim MetroRakyat.com dilapangan, bahwa ditemui beberapa Karyawan dari Perusahaan tersebut, namun mereka terkesan bungkam, acuh tak acuh, seperti yang disampaikan oleh salah satu karyawan yang tidak mau disebutkan namanya, dengan alasan takut dipecat. Beliau katakan bahwa mereka selaku karyawan tidak bisa berbuat apa-apa. “kami hanya buruh, hanya pekerja pak, segala sesuatunya atas perintah bos kami” ungkap Larshen Yunus menirukan kembali pernyataan salah satu karyawan PT. RCM tersebut.  diketahui bahwa bos yang dimaksud adalah atas nama Herry Irawan, yang merupakan Direktur Utama PT. RCM.  Atas kejadian tersebut, kami dari Unsur Pemuda Riau dan Serikat Buruh Nusantara Provinsi Riau akan segera mengambil sikap, Kasus ini sangat tidak dibenarkan. “sudah seharusnya Payung Solidaritas antar sesama Manusiakita Nyalakan. dan untuk hari ini,  Selasa (21/11/2017), mari kita semua turut mendoakan dan memberi dukungan dari saudara-saudara kita yang tergabung didalam naungan IKNR-Ikatan Keluarga Nias Riau yang akan melakukan Aksi Damai didepan Kantor PT. RCM, sebagai bentuk rasa solidaritas antar sesama warga Nias di Perantauan. “sekali lagi kami harap bagi Pemerintah yang memiliki otoritas, dalam hal ini adalah Dinas Tenaga Kerja Provinsi Riau, untuk segera menindaklanjuti Pengaduan kami ini, bila perlu segera Pidanakan Perusahaan tersebut” akhir Larshen Yunus,  Ketua  DPD KNPI  Provinsi Riau.(MR/Larshen-Daniel Manalu, ST)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.