Jadi Kurir Sabu Asal Aceh, Seorang Mahasiswa Dibekuk Polisi di Dalam Bus Putra Pelangi 

Jadi Kurir Sabu Asal Aceh, Seorang Mahasiswa Dibekuk Polisi di Dalam Bus Putra Pelangi 
Bagikan

METRORAKYAT.COM  |  LANGKAT — Polres Kabupaten Langkat Sumatera Utara, berhasil menggagalkan predaran narkoba asal provinsi aceh yang rencananya akan diedarkan di Medan, Kamis (5/10) sekira jam 06.00 wib.

Peredaran tersebut digagalkan tim Res Narkoba Polres Langkat dari sorang kurir yang datang dari Aceh mengendarai Bus Putra Pelangi dengan Nopol BL 7524 AA menuju Medan tepatnya di depan pos lalu lintas Bukit Satu, Kel. Tangkahan Durian, Kecamat Berandan Barat, Kabupaten Langkat.

Menurut informasi yang diperoleh, penangkapan tersebut berawal dari adanya informasi terpercaya yang diperoleh polisi mengenai adanya kurir narkoba jenis sabu asal Aceh yang masuk dari Medan melalui jalur Bus dengan jumlah lumayan.

Setelah memastikan kebenaran dari informasi tersebut, tim Res Narkoba Polres Langkat langsung bergerak dengan terlebih dahulu berkordinasi dengan satuan Lalu lintas yang berada di Pos Bukit Satu. Selanjutnya, petugas menghentikan laju Bus Putra Pelangi tersebut dan memeriksa seiisi bus termaksud para penumpangnya.

Kapolres Langkat, AKBP Dede Rojudin, SiK, MH dalam siaran persnya kepada wartawan menyebutkan, pihaknya mendapati narkoba jenis sabu tersebut dari salah seorang penumpang bernama,

Roiyani (21) yang masih berstatus mahasiswa asal Dusun Cut Meurubo, Desa Serba Jaman Tunong, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.

“Saat kita gledah terhadap tersangka ini, ditemukan barang berupa 1 bungkus plastik besar diduga berisikan narkotika jenis shabu-shabu, kemudian tim opsnal Sat Res Narkoba Polres Langkat membawa tersangka dan barang bukti ke Polres Langkat guna proses hukum lebih lanjut,” terangnya.

Secara rinci, AKBP Dede Rojudin menjabarkan telah mengamankan barang buktinya berupa 1 bungkus plastik besar warna bening diduga berisikan narkotika jenis sabu-sabu seberat 400 gram, 1 buah HP merk Nokia warna Hitam, dan 1 buah lakban warna Coklat.

“Kita sudah mengamankan tersangka dan masih kita lakukan pemeriksaan terkait asal dan siapa pemilik barang haram tersebut,” pungkasnya. (RED/NST)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.