Depresi karena sakit, pria ini akhiri hidupnya dengan cara bunuh diri

Depresi karena sakit, pria ini akhiri hidupnya dengan cara bunuh diri
Bagikan

METRORAKYAT.COM  | MEDAN — Diduga karena depresi penyakit mag akut yang dideritanya tak kunjung sembuh, pria lanjut usia (Lansia) bikin geger warga lantaran ditemukan tewas tergantung disekitar ladang Kangkung di Jalan Beromo, Gang Abdul Rahman, Kecamatan Medan Area, Rabu (4/10) sekira jam 17.00 wib.

Mayat pria yang awalnya belum dikenali itu pertamakali diketahui oleh Maringan Sianipar (77) warga Jalan Bromo, Gang Masjid Alhidayah. Sore itu Maringan sedang memanggil Teambun br Manungkalit yang sedang mengambil sayur kangkung di dekat TKP korban gantung diri.

Namun, mata Maringan spontan terbelalak begitu melihat adanya sosok pria dewasa tergantung menggunakan kain di pohon petai cina tak jauh dari lokasi tanaman kangkung.

Dari situ, keduanya pun heboh dan terkejut. Hitungan detik, warga menyemut dilokasi hingga temuan itu diteruskan kepada Kepling dan pihak Kepolisian Sektor Medan Area.

Petugas Polsek Medanbarulah, yang mendengar informasi tersebut, langsung turun ke lokasi guna melakukan cek TKP. Berselang kemudian tim inafis Polrestabes Medan turut meluncur melakukan identifikasi terhadap jasad korban.

Beberapa menit sebelum kedatangan polisi, tak satupun warga yang mengenali korban. Namun setelah 30 menit dihebohkan barulah seorang wanita tua yang mengaku istrinya, Rosiana datang ke lokasi dan mengetahui adanya korban gantung diri dari foto yang tersebar di masyarakat.

Korban tewas gantung diri tersebut diketahui bernama, Selamat (62) warga Jalan Bromo, Gang Setuju, Kecamatan Medan Area.

Foto Peter.

Dari penuturan istri korban yang datang ke lokasi, bahwa korban yang bekerja sebagai bongkar muat disebuah gudang, memang memiliki riwayat penyakit mag akut selama ini. Bahkan sebelum kematiannya, korban pernah bilang kepada keluarganya sudah tak tahan atas penyakitnya dan berniat mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri. Dan korban sendiri pergi dari rumahnya selama 2 hari.

Kapolsek Medan Area, Kompol Hartono SH melalui Kanit Reskrimnya, Iptu Rusdi Silalahi ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya korban gantung diri di Jalan Bromo, Gang Abdul Rahman.

“Iya benar. Dari keterangan istri korban bahwa korban mengalami penyakit maag akut dan telah lama tidak sembuh juga, sehingga korban sering depresi dan korban sering mengatakan kepada istrinya akan bunuh diri. Dan istri korban mohon pada pihak berwajib/ kepolisian agar suaminya (korban) tidak di lakukan autopsi / visum luar dan  bersedia membuat pernyataan dan tidak akan menuntut di kemudian hari,” jelas, Iptu Rusdi Silalahi. (RED/NTS).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.