Sadis…Sekelompok Pemuda Aniaya Seorang Wartawan di Tapteng
METRORAKYAT.COM | TAPTENG – Aminuddin Zega (55), wartawan media cetak mingguan yang bertugas di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, mengalami penganiayaan dari sekelompok pemuda di Jalan Marison, Kecamatan Pandan, Tapteng.
Sekelompok pemuda yang diperkirakan berjumlah 3 orang itu, dikabarkan merupakan anggota salah satu organisasi kepemudaan (OKP) di Tapteng.

Menurut keterangan Aminuddin Zega, tindakan penganiayaan yang dialaminya berawal dari ajakan salah seorang pelaku, untuk bertemu di salah satu warung kopi milik warga di Jalan Marison, Jumat (29/09/2017) kemarin.
Disaat pertemuan itu, ucap Aminuddin, tiba-tiba seorang pemuda yang turun dari mobil jenis Kijang Crystal Nopol BK 1031 DY mendatangi korban seraya menghantamkan helm sepedamotor ke bagian kepala korban, sehingga mengalami luka robek.
“Saya kenal pelaku yang menghantam helm ke kepala saya adalah AS. Mengajak bertemu GT, dan satu orang temannya. Habis kepala saya dipukul sampai berdarah, semua pelaku yang saya sebutkan, kabur pakai mobil kijang Crysta warna biru, dan Avanza silver,” jelas Aminuddin, Sabtu (30/09/2017).
Aminuddin juga membeberkan, pelaku AS yang menjadi eksekutor penganiayaan saat pertemuan sempat melontarkan sebuah kalimat, jika perbuatannya itu berkaitan dengan faktor materi yang dijanjikan oleh salah satu oknum.
“Apalagi yang kalian tunggu, kenapa nggak dilaksanakan, apa saja pun pasti dilakukan demi uang, karena sakitnya pencaharian sekarang,” beber Aminuddin, saat menirukan ucapan pelaku AS, sebelum menghantamkan helm ke bagian kepala korban.
Selanjutnya Aminuddin mengatakan, usai mendapat tindakan penganiayaan, dirinya langsung melaporkan peristiwa itu ke Mapolsek Pandan, dan selanjutnya mendapatkan perawatan medis dari RSUD Pandan.
Sementara, Kapolsek Pandan AKP Parohon Tambunan membenarkan adanya laporan pengaduan Ritawati Hutagalung, istri korban, terkait tindak penganiayaan Aminuddin Zega.
Diakui Kapolsek, proses penyidikan masih terus berlanjut, dengan memeriksa saksi TKP dan pemeriksaan lanjutan terhadap korban, sehingga para pelaku segera diburu Polisi.
“Masih tahap lidik, barang bukti sudah kita amankan, kita sudah lakukan cek TKP, dan saat ini saksi TKP dan korban masih kita mintai keterangan. Sehingga pelaku dapat kita kejar dan tangkap,” ujar Kapolsek.
Hingga berita ini diterbitkan, Aminuddin Zega sampai saat ini masih mendapatkan perawatan di ruang Anggrek RSUD Pandan.
Amatan RRI, sejumlah awak media cetak dan elektronik serta LSM silih berganti menjenguk korban di RSUD Pandan, dan sekaligus mendatangi Polsek Pandan, untuk mengetahui perkembangan penyidikan Polisi, seputar penganiayaan Aminuddin Zega, yang juga salah satu aktivisi LSM di Tapteng. (MR/RM-red)
