Pelajar terduga penganiaya rekannya hingga tewas, akhirnya ditahan Polres Binjai

Pelajar terduga penganiaya rekannya hingga tewas, akhirnya ditahan Polres Binjai
Bagikan

METRORAKYAT.COM  |  BINJAI — Polres Binjai akhirnya menahan secara resmi, Ricky Akbar (14), seorang pelajar yang diduga menganiaya Halim Wijaya (15) hingga tewas, Senin (14/8) lalu. Pelaku dengan korban sama-sama pelajar pada satu sekolah ini terlibat perkelahian, hingga Halim merenggang nyawa usai mendapatkan perawatan di rumah sakit selama tiga hari. 

Kapolres Binjai,  AKBP Muhammad Rendra Salipu SIK MSi melalui Kasat Reskrim, AKP. Ismawansa, SIK kepada www.metrorakyat.com menjelaskan, pelaku kekerasan tersebut ditahan secara resmi oleh pihaknya sejak Sabtu (19/8/2017) sekira pukul 11.00 wib.

“Pelaku kita jerat dengan pasal 351 Ayat 1, 2 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara selama 7 tahun,” beber Kasat Reskrim, Minggu (20/8/2017).

Seperti diberitakan sebelumnya, Halim Wijaya (15), Pelajar SMA Teladan Binjai, warga beralamat Dusun XIV, Purwogondo Desa Tanjung Jati, kecamatan Binjai, kabupaten Langkat ini meninggal dunia setelah dianiaya rekannya Risky Akbar (16), usai pertandingan futsal yang digelar disekolah SMK Teladan, Binjai, Senin (14/8/2017) sekira pukul 17.00 wib. Halim tewas usai mendapatkan perawatan selama tiga hari di rumah sakit. 

Foto Peter.
Halim Wijaya (15), Pelajar SMA Teladan Binjai meninggal dunia akibat dianiaya rekan satu sekolahnya.

Orangtua korban melihat Halim tidur dan tak sadarkan diri (pingsan) sekira pukul 11.00 wib. Dan dipangku bibinya Rita, Halim mengakui rasa sakit di bahagian kepalanya. Mulyadi, orangtua korban, kemudian menemui saksi Jimi Aston Guru Singa untuk tanyakan apa yang terjadi dengan putranya. Jimi mengatakan  korban bermain bola antara kelompok korban dan pelaku, selanjutnya kelompok korban menang. Seusai pertandingan, korban duduk disamping pos satpam, kemudian tersangka datangi korban dan langsung mencekik leher korban dengan tangan kiri, sedangkan tangan kanan meninju mata korban sebelah kiri berulang kali. Diduga kematian Halim akibat pukulan tersebut. (MR/RED).

 

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.