Pertumpahan darah antara suami dan istri di Karo, korban 1 tewas
METRORAKYAT.COM | KARO — Minggu (30/7/2017) pagi sekira pukul 00.05 wib terjadi perdebatan sengit antara suami dan istri di jalan Jamin Ginting, gang Pijer Podi tepatnya di rumah kontrakan milik Nelson.
Suami dan istri itu adalah, Darman Ginting (45) dan Henni Sitepu (40). Keduanya terlibat perkelahian dan berujung kekerasan.

Kapolres Tanah Karo, AKBP. Rio Nababan, SIK kepada www.metrorakyat.com menjelaskan kronologis saat itu warga mendengar ada suara minta tolong dari dalam kediaman Darman, sehingga warga mengintip dari jendela rumah dan melihat Henni Sitepu terkapar dekat pintu keluar dan disekitarnya berlumuran darah, kemudian warga meminta anak koban Karin Ginting (5) untuk membuka pintu. Setelah pintu dibuka oleh Karin, Kepling meminta bantuan warga sekitar untuk membawa Henni ke rumah sakit Efarina Etaham, desa Raya kecamatan Berastagi.

“Darman Ginting bertengkar sehingga menganiaya istrinya dengan menggunakan sebuah kapak dan sebilah parang dan mengakibatkan istrinya terkapar mengalami luka berat. Selanjutnya Darman bunuh diri dengan cara menikamkan sebilah pisau ke ulu hatinya mengakibatkan korban meninggal dunia di dalam rumah kontrakannya”, papar Kapolres.

Masih kata Rio, saat ini istri Darman dirawat intensif dirumah sakit Haji Adam Malik di Medan. (MR/RED).
