Cara membunuh Aiptu Jakamal Tarigan direkontruksi oleh empat tersangka ini…

Cara membunuh Aiptu Jakamal Tarigan direkontruksi oleh empat tersangka ini…
Bagikan

METRORAKYAT.COM  |  MEDAN — Sebanyak 4 tersangka pembunuh Aiptu Jakamal akan melakukan rekontruksi di Mapolres Pelabuhan Belawan. Pembunuhan sadis tersebut terlihat saat rekontruksi di Mapolres Pelabuhan Belawan, Selasa (24/7/2017). Ke 4 tersangka adalah, FZZ (51), AG (40), JHZ (49) dan MG (36).

Foto Redaksi M R.

Sayangnya, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Yayang Rizki, saat hendak dikonfirmasi pergi meninggalkan awak media tanpa memberikan penjelasan.  Rekontruksi tersebut tidak dilakukan di lokasi, mengingat situasi keamanan yang tidak memungkinkan.

Foto Redaksi M R.

Pantauan awak media, ke 4 tersangka memperagakan peran mereka masing – masing dan disaksikan pihak dari Kejaksaan maupun Kuasa Hukum tersangka.

Foto Redaksi M R.

Sekedar mengingatkan, peristiwa pengeroyokan dan penikaman dialami Aiptu Jakamal Tarigan terjadi ‎di Jalan Serbaguna, Pasar 4, Desa Helvetia, Kec. Labuhan Deli, Kab. Deliserdang, Jumat (2/6) malam lalu.

Foto Redaksi M R.

Kasus pengeroyokan dan penikaman dialami polisi yang bertugas di Sat Narkoba Polrestabes Medan dipicu persoalan keributan antar warga yang terjadi di tempat tinggalnya.

Awalnya, ‎salah satu warga yang menetap di lahan garapan ditabrak salah satu pengendara, tabrakan itu mengundang kemarahan warga Gang Damar dengan mendatangi warga Jalan Serbaguna ujung.

Akibatnya, warga yakni tersangka tersebut ‎terlibat keributan dengan warga Jalan Serbaguna ujung, keributan itu dapat diredam.

Ternyata, berselang sekitar 10 menit, tiba – tiba para tersangka atau warga berkisar belasan orang dengan kondisi dipengaruhi minuman keras kembali mendatangi ‎warga jalan Serbaguna Ujung.

Kedatangan warga penghuni di lahan garapan dengan membawa senjata tajam berupa kelewang dan celurit kembali menantang warga, kondisi keributan kembali memanas.

Keributan itu membuat kedua warga kembali emosi, ‎sebagai personel polisi, Jakamal terpanggil untuk melerai keributan itu. Oknum polisi yang sudah mengabdi selama 20 tahun itu meminta kepada warga Jalan Serbaguna untuk menahan diri dan masuk ke rumah masing – masing.

Tak disangka, gerombolan para pelaku malah menyerang Jakamal. Melihat amukan warga itu, Jakamal mengeluarkan pistol memberikan tembakan tiga kali ke udara.

Namun, warga para pelaku yang sudah dipengaruhi minuman keras tidak menghiraukan tembakan itu, mereka menyerang Jakamal dengan menusuk bagian leher, dada, perut dan paha dengan 12 tusukan hingga tewas. (MR/EBIANTO).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.