LP3KD Medan Juara Umum Paduan Suara Dewasa Campuran Pesparani Katolik Sumut III 2026, Siap Menuju Pesparani Nasional 2027 di Kota Manado

LP3KD Medan Juara Umum Paduan Suara Dewasa Campuran Pesparani Katolik Sumut III 2026, Siap Menuju Pesparani Nasional 2027 di Kota Manado
Bagikan

METRORAKYAT.COM, PEMATANG SIANTAR – Kontingen Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Kota Medan meraih juara pertama sekaligus nilai tertinggi dalam Lomba Paduan Suara Dewasa Campuran pada Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik III Tingkat Provinsi Sumatera Utara 2026.

Kompetisi tersebut berlangsung di Aula Catholic Center PPU KAM, Pematangsiantar, Sabtu (24/10).

Dari 10 kontingen kabupaten/kota yang mengikuti perlombaan, LP3KD Medan meraih nilai 83,33. Posisi kedua ditempati Kota Pematangsiantar dengan nilai 82,71, sedangkan Kabupaten Humbang Hasundutan berada di peringkat ketiga dengan nilai 82,33.

Hasil tersebut membuka peluang bagi kontingen LP3KD Medan untuk mewakili Sumatera Utara pada Pesparani Nasional yang dijadwalkan berlangsung di Manado dan Tomohon, Sulawesi Utara, pada 16–21 November 2027.

Ketua LP3KD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, kategori Paduan Suara Dewasa Campuran menjadi salah satu perlombaan bergengsi yang paling dinantikan dalam Pesparani Katolik Sumatera Utara.

“Kemenangan ini adalah berkat doa dan dukungan semua pihak, serta semangat dan kekompakan para peserta yang telah dibuktikan dalam Pesparani Katolik tingkat Sumatera Utara di Kota Pematangsiantar,” ujar Antonius yang juga anggota DPRD Kota Medan.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Tim Pelatih Utama dan Konduktor Paduan Suara, Horas Simangunsong dan Isa Dirgantara Sembiring, Pastor Paroki Hayam Wuruk Medan, Moses Elias Situmorang selaku motivator rohani, Uskup Medan Mgr. Kornelius Sipayung, O.F.M. Cap, para pastor, panitia Pesparani, Ketua LP3KD Sumatera Utara, Sekretaris LP3KD Medan, Dr. Pinta O Br. Pandiangan yang juga kepala penyelenggara  Katolik Kemenag kota Medan, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan doa kepada kontingen Medan.

Antonius juga meminta seluruh peserta tetap menjaga kekompakan, kesehatan, dan semangat berlatih untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi tingkat nasional.

“Terima kasih kepada seluruh tim yang telah bekerja keras hingga meraih juara pertama. Tetap semangat, kompak, dan jaga kesehatan. Jika mendapat kesempatan mewakili Kota Medan dan Sumatera Utara di tingkat nasional, kita harus mempersiapkan diri sebaik mungkin,” katanya.

Senda dengan hal tersebut, Pastor Paroki Hayam Wuruk Medan, Moses Elias Situmorang mengucap syukur atas prestasi yang diraih oleh kontingen Pesparani Katolik Kota Medan.  Menurutnya, Peserta Paduan Suara selama ini tetap berlandaskan Bene Cantat Bis Orat artinya bernyanyi dengan baik sama dengan berdoa dua kali.

“Cita-cita Paduan Suara Dewasa Campuran menuju Vatikan sesudah dari kota Manado. Peserta paduan suara yang menang di Pesparani Sumut di Kota Pematangsiantar 80 persen berasal dari Paroki St.Antonius Padua Medan yang merupakan juara Pesparani Kota Medan, ” terang alumni Lemhanas ini.

Sementara itu, Ketua LP3KD Sumatera Utara, Hendrik Halomoan Sitompul, turut mengucapkan selamat kepada kontingen Medan. Ia menilai kemenangan tersebut menjadi motivasi sekaligus tantangan untuk menghadapi persaingan di tingkat nasional pada 2027.

Hendrik, yang juga mantan anggota DPR RI, berharap kontingen Medan terus meningkatkan kemampuan melalui latihan rutin agar mampu kembali meraih prestasi. Ia juga mengajak seluruh kontingen dari kabupaten/kota lainnya di Sumatera Utara untuk tetap bersemangat dan mempersiapkan diri menghadapi Pesparani berikutnya.

Selain meraih juara pertama pada kategori Paduan Suara Dewasa Campuran, kontingen LP3KD Medan juga meraih juara pertama pada kategori Cerdas Cermat Rohani (CCR) Anak dan Remaja, serta juara ketiga pada kategori Lomba Mazmur Orang Muda Katolik (OMK).

Prestasi tersebut menambah capaian kontingen Medan dalam Pesparani Katolik Sumut III 2026 sekaligus menjadi modal untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi di tingkat nasional tahun 2027 mendatang.

Pengumuman para juara Pesparani Katolik Sumut III tahun 2026, sekaligus ditutupnya kegiatan Pesparani Katolik di kota Pematangsiantar.

Terlihat hadir, Walikota Pematangsiantar, Bupati Humbahas, Wakil Ketua DPRD Kota Pematangsiantar, Uskup Kota Sibolga, para Pastor, suster dan tokoh katolik kota Pematangsiantar. (MR/Irwan)

 

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Metro Rakyat News

Tinggalkan Balasan