Gara-Gara Kejar penjambret, ibu dan anak terjatuh dari sepeda motor
METRORAKYAT.COM | SIBOLGA – Kamis (1/6/2017) pagi sekira pukul 10.15 WIB, seorang ibu muda yang berboncengan dengan anaknya pakai sepedmotor berteriak maling kepada dua orang pemuda yang mengenderai sepedamotor di sepanjang Jalan S Parman hingga Jalan KH Zainul Arifin, Kota Sibolga. Teriakan minta tolong oleh Tina Saur Marisi Simanjuntak (36) warga Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah itu terdengar mulai dari depan Kantor KPUD Kota Sibolga di Jalan S Parman.
Kemudian dengan semampunya melakukan pengejaran terhadap pemuda yang mencuri dompet yang ia letakkan di tengah boncengan antara Tina dengan Jelita Winda Sari, anaknya.
Namun sial, Tina yang saat itu menggunakan sepedamotor bebek Supra 125 X BB 6524 NM tidak dapat mengendalikan sepedmotornya, sehingga ia terjatuh saat melewati jembatan bubusan di Jalan KH Zainul Arifin, Kelurahan Kota Beringin. Ia seperti terbang lalu terjatuh.
“Kencang kali ibu itu, terbang dia ketika melewati jembatan itu. Mungkin gak kuat dia memegang stangnya,” ucap warga sekitar yang melihat peristiwa itu.
Warga sekitar kemudian menolong Tina dan anaknya. Tina pun sempat meminta tolong kepada warga yang lewat agar mengejar penjambret tersebut. Lalu, keduanya dilarikan ke RSUD Dr FL Tobing Sibolga. Bagian kepala Tina tampak berdarah. Di rumah sakit, Tina dan anaknya Jelita mendapat penanganan dari unit IGD. Satu jam kemudian Tina memberikan keterangan kepada polisi soal kronologis kejadiannya.
“Saya dari arah Pasar Belakang, tiba-tiba mereka muncul dan menarik dompet saya yang saya taruh di tengah-tengah. Sempat tarik menarik anak saya dengan mereka, tapi tidak berhasil. Isinya uang Rp450 ribu dan handphone Oppo dibawa lari mereka,” ucap Tina sambil menangis. Tina berharap agar pihak kepolisian menangkap pelaku penjambret itu. “Saya minta tolong sama bapak, tangkap pelakunya, tinggal itunya uang saya pak, tolong lah pak,” pinta Tina. (MR/RED).

