Rombongan Penganten Terlempar dari Pikap
MetroRakyat.com | PONTIANAK — Pikap bernopol KB 8127 AF mengalami kecelakaan tunggal ketika melintas di Pal IV Jalan Husin Hamzah Kecamatan Pontianak Kota, Minggu (9/4) pukul 13.00 WIB. Kendaraan roda empat tersebut membawa rombongan satu keluarga sepulang dari mengantar pengantin.
Kecelakaan ini mengakibatkan 13 orang terlempar dari kendaraan yang ditumpanginya. Rombongan naas ini awalnya mengantar pengantin di Gang Bersama, Sungai Jawi. Ketika pulang tepat di TKP di depan Masjid At-taubah sebelum SPBU Pal IV, pikap yang dikemudikan Firman mengalami kecelakaan tunggal.
Penumpang yang ada di bak belakang pikap pun terlempar. Korban langsung dilarikan ke RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Jalan Komyos Soedarso, Pontianak Barat.
Berdasarkan pantauan Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group) di lapangan, dari 13 korban yang tercatat itu, dua orang mengalami luka berat dibagian kepala. Sehingga harus di rujuk ke RS. Antonius Pontianak. Sedangkan sebelas penumpang lainnya masih di rumah sakit milik Pemkot tersebut. Terlihat ada yang mengalami luka ringan dan luka berat. Bahkan ada sejumlah korban yang kritis.
Sementara itu di luar IGD RSUD SSMA, terlihat ramai keluarga korban yang menunggu dan berdatangan. Isak tangis pecah diruang tunggu rumah sakit. Rakyat Kalbar berupaya mengambil gambar di dalam IGD. Tapi sayang tidak diperkenankan petugas rumah sakit.
Anggota kepolisian dari fungsi Binmas Aipda Herlan saat mendatangi rumah sakit RSUD SSMA yang yang ditemui awak media pun mengaku belum mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Hanya saja menurutnya, pikap yang mengangkut satu keluarga itu sudah diamankan di Mapolresta Pontianak. “Informasi yang kami dapat sementara ini laka tunggal,” jelas Herlan.
Menurutnya, kecelakaan tunggal itu terjadi ketika rombongan satu keluarga ini hendak pulang ke Tanjung Saleh Kecamatan Sungai Kakap. Namun tepat di TKP terjadi kecelakaan dan membuat penumpang terlempar dari pikap. “Kemungkinan hilang kendali saat ngerem atau bisa juga mengelakkan sesuatu. Polresta yang tangani saat ini,” ujarnya.
Sementara itu, seorang wanita korban kecelakaan terlihat masih dapat berjalan walaupun terdapat luka dan pakaian yang digunakan robek akibat terlempar dari pikap. Dia tidak dapat menceritakan tragedy yang dialami dirinya beserta keluarga. Wanita itu hanya bisa menangis dan terlihat trauma. “Saya belum bisa cerita,” ucapnya sambil menangis. (JPNN/JAW/MR).
