2311 siswa SMA/MAN di Kabupaten Humbang Hasundutan Mengikuti Ujian Akhir Nasional
MetroRakyat.com | HUMBAHAS – Kabupaten Humbang Hasundutan melaksanakan Ujian Nasional untuk SMA dan MAN. Jumlah sekolah yang melaksanakan UN sebanyak 16 sekolah,satu sekolah diantaranya adalan MAN (Madrasa Aliyah Negeri).Ujian Nasional di Kabupaten Humbang Hasundutan Kali ini melaksanakan 2 metode (sistem) Ujian yaitu,sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan sistem Ujian Nasional Kertas Pensil ( UNKP). Senin,(10/4/17).

Dari 16 sekolah yang melaksanakan Ujian Nasional, 3 sekolah diantaranya melaksanakan Ujian Nasional dengan Sistem Ujian Berbasis Komputer yaitu SMA Negeri 1 Doloksanggul, SMA Negeri 2 Lintong Nihuta,dan Madrasa Aliyah Negeri Doloksanggul,sementara 13 sekolah lainnya melaksanakan Ujian menggunakan Kertas Pensil atau secara Manual.
Secara keseluruhan untuk Kabupaten Humbang Hasundutan jumlah Peserta yang mengikuti Ujian Nasional sebanyak 2311 orang siswa/siswi dengan jadwal pelaksanaan Ujian selama 4 hari.Hari pertama mata pelajaran yang di Ujikan adalah mata pelajaran Bahasa Indonesia,hari kedua Bahasa Inggris,hari ketiga Matematika dan hari keempat yaitu mata pelajaran sesuai jurusan,dan khusus mata pelajaran Jurusan siswa di bebaskan memilih satu dari tiga mata pelajaran sesuai jurusan masing-masing.Untuk Jurusan IPA misalnya siswa memilih satu dari tiga mata pelajaran Fisika,Kimia atau Biologi dan untuk Jurusan IPS memilih satu dari mata pelajaran Geografi,Antropologi dan Sosiologi.
SMA Negeri 1 Doloksanggul dalam melaksanakan Ujian Nasional Kali ini sudah melakukan petsiapan selama satu Bulan,itu di karenakan karena SMA Negeri1 Doloksanggul baru kali pertama melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer ( UNBK ).Kepala sekolah SMA Negeri 1 Doloksanggul, Drs.Kasmin Simbolon, sesuai komfirmasi awak media yang langsung turun ke lapangan untuk mewawancarai mengatakan ” Kami pihak sekolah sudah melakukan persiapan sejak satu bulan lalu,kami tidak mau hanya karena kurangnya petsiapan, pelaksanaan UN ini tidak betjalan lancar apalagi ini masih baru pertama kalinya kami melakukan Ujian Nasional menggunakan Komputer “ucap baliau.Karena keterbatasan peralatan yang ada di sekolah tersebut sehingga pihak sekolah harus bekerja keras untuk melengkapi peralatan penunjang kegiatan terutama Komputer .untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan yang bisa mengganggu jalannya pelaksanaan Ujian pihak sekolah juga menyediakan Generator Set (Genset),untuk mengantisipasi apabila terjadi lampu padam.”Pokoknya kalau untuk persiapan Ujian Nasional ini kami sudah persiapkan secara matang lah,mudah-mudahan tidak ada masalah semoga semua berjalan baik dan lancar” lanjut beliau.
Sesuai pengamatan awak media dilapangan pelaksanaan UN ini sangat ketat,untuk pengawas di dalam ruangan aja, satu ruangan diawasi 3 orang guru pengawas,dan dari pihak Kepolisian juga menempatkan personilnya untuk berjaga-jaga di luar ruangan.
Ujian Nasional Berbasis Komputer Dilaksanakan tiga sesi setiap harinya,karena ketetsediaan komputer yang tidak memenuhi untuk dibuat sekali melaksanakan sesuai dengan jumlah siswa yang mengikuti UN.SMA Negeri 1 Doloksanggul contohnya jumlah siswayangmengikuti UN sebanyak 367 siswa,sementara ketersediaan perangkat komputer hanya kurang lebih 150 unit.Sesi pertama dimulai pukul 7.30-9.30,sesi kedua 10.00-12.00,lalu istirahat kemudian dilanjutkan lagi untuk sesi ketiga pukul 14.00-16.00.(MR/desmon P-red)
