Masyarakat Jalan Pelita II Butuh Perbaikan Jalan dan Drainase
MetroRakyat.com | MEDAN – Warga masyarakat yang berdomisili diwilayah Jalan Pelita II Kelurahan Tegal Rejo Kecamatan Medan Perjuangan, sangat berharap agar Pemerintah Kota Medan segera memperbaiki infrastruktur jalan Pelita II yang telah hancur dan berlobang akibat dampak bekas proyek pengorekan saluran Limbah Rumah Tangga. Selain itu, kondisi drainase disepanjang Jalan Pelita II turut menambah ketidaknyamanan warga. Hal ini diketahui ketika anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan dari Partai PDI-Perjuangan, Drs.Wong Chun Sen Tarigan,MPd melaksanakan Reses-III Tahun 2016 Se-Dapil IV Kota Medan, Rabu,(7/12/2016) di halaman Sekolah Noble School Medan.

Seperti yang dikatakan oleh Drs.P.Simanjuntak warga Jalan Pelita 2 Gg.Selaras No.9 Medan. Kepada anggota DPRD Kota Medan Dapil 2 tersebut, Pak Simanjuntak yakin bahwa dengan dilaksanakannya reses di wilayah Jalan Pelita 2 tersebut akan membawa harapan mereka akan terealisasinya perbaikan jalan dan drainase didaerah tersebut.


“ Saya sangat senang, Bapak Wong Chun Sen Tarigan,MPd memilih Jalan Pelita 2 ini tempat reses Bapak yang ketiga. Seperti harapan kami semua warga Jalan Pelita 2, kondisi Jalan yang bisa Bapak saksikan sendiri hancur dan berlobang, jika turun hujan langsung banjir dan banyak kubangan air, jika musim kemarau maka abu jalan akan menggangu pengguna jalan. Untuk itu, kami berharap jalan Pelita 2 ini dapat segera diusulkan untuk diperbaiki. Selain kondisi jalan yang sudah kupak-kapik, kondisi drainase saat ini juga sangat memprihatinkan. Dimana sudah banyak drainase yang sumbat dan butuh untuk di perlebar.” Ujarnya.

Perwakilan Dinas Bina Marga Kota Medan, yang diwakilkan oleh Lurah Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan pada sesi tanyak jawab mengatakan, bahwa pada dasarnya, Pemko Medan telah berkordinasi dengan Gubernur Sumatera Utara terkait kondisi Jalan Pelita 2 dan Jalan lainnya di Wilayah Kecamatan Medan Perjuangan.
“ Pemko Medan saat ini masih menunggu Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk secepatnya memperbaiki kondisi jalan yang rusak akibat adanya proyek penggalian pembuatan saluran limbah rumah tangga. Tidak ada kewenangan Pemko Medan untuk memperbaiki Jalan rusak akibat proyek tersebut, dan masih menunggu hingga proyek Provinsi itu selesai, setelah itu selesai, barulah Pemko dapat menganggarkan untuk perbaikan Jalan. Agar jangan nantinya diperbaiki pakai dana pemko kemudian dirusak lagi untuk proyek Nasional dan Provinsi lanjutan. Jadi itulah kendala yang saat ini terjadi, sehingga sampai saat ini Pemko Medan belum berhak untuk memperbaiki jalan yang rusak yang ditimbulkan akibat proyek itu.” Imbuhnya.
Suroto, Warga Medan Perjuangan mengeluhkan masalah pelayana kepesertaan BPJS Kesehatan yang dinilai kurang transparan. “ Saya sangat heran kenapa kepesertaan BPJS Kesehatan melalui program Kartu Indonesia Sehat tidak merata. Bahkan ada dtemukan dalam satu keluarga ada yang mendapat kartu BPJS Kesehatan hanya sebagian. Kami ingin agar pihak BPJS Kesehatan Medan dapat memberikan penjelasan. Selain itu, kami juga mengeluhkan keberadaan tempat pembuangan sampah yang sangat mereka butuhkan untuk mengurangi gundukan sampah yang saat ini banyak ditemukan di daerah Kecamatan Medan Perjuangan”, terangnya.
Menjawab pertanyaan perwakilan warga Jalan Pelita 2 tersebut, perwakilan BPJS Kesehatan, Doni menjelaskan bahwa sampai saat ini BPJS Kesehatan tetap melakukan upaya memaksimalkan pelayanan terhadap masyarakat. Dia juga menyarankan bagi warga masyarakat yang belum terdaftar di kepesertaan BPJS Kesehatan, dapat langsung mendaftar ke BPJS Kesehatan yang beralamat di Jalan Karya Medan. “ bagi yang belum terdaftar kepesertaan BPJS Kesehatan silahkan datang kekantor dengan membawa KK da KTP asli.” Terang Doni.
Drs.Wong Chun Sen Tarigan, MPd, menanggapi seluruh pertanyaan warga masyarakat Jalan Pelita 2 pada sesi Tanya jawab menerangkan bahwasanya tujuan kegiatan reses ke III yang dilakukan oleh seluruh anggota DPRD Kota Medan pada bulan Desember 2016, termasuk dirinya adalah untuk mendengarkan keluhan warga masyarakat terkait pelayanan dapat meneruskan aspirasi warga masyarakat tersebut menjadi bahan masuka untuk kemudian di paripurnakan di DPRD Kota Medan sehingga nantinya akan dapat direalisasikan oleh Walikota Medan, dan akan disesuaikan dengan anggaran yang tersedia pada APBD Kota Medan.
“ Kepada Bapak dan Ibu sekalian, bahwa yang menjadi keluhan dan keinginan yang telah diutarakan tadi akan menjadi masukan bagi saya untuk nantinya saya bawakan dan menjadi agenda kerja kami di DPRD Kota Medan. Terkait masalah kerusakan jalan dan drainase, pastiakan saya kordinasikan dengan Dinas Bina Marga Kota Medan agar segera diperbaiki. Warga Kota Medan tidak mengetahui apakah itu proyek Pemerintah Pusat atau Provinsi. Sehingga jika ada kerusakan jalan dan drainase, sudah sepantasnya Pemko Medan memperbaikinya terlepas apakah itu proyek dari atas.” Terang Politisi dari Partai PDI-Perjuangan ini.
Lebih lanjut dikatakan oleh Wong, selaku perwakilan rakyat Kota Medan dari daerah Pemilihan(Dapil) 4 yakni Kecamatan Medan Timur, Kec.Medan Perjuangan dan Medan Tembung. Dirinya pasti akan berusaha memberikan yang terbaik agar masyarakat Medan dapat merasakan pembangunan yang benar-benar dapat dirasakan seluruh warga masyarakat tanpa terkecuali.

“ itulah tujuan reses ke III saya pada hari ini, semoga semua masukan yang saya terima tadinya dapat segera terealiasai. Untuk seluruh warga masyarakat yang hadir, silahkan menuliskan keluhan, saran dan masukannya pada kertas kolom aspirasi yang telah kami bagikan sebelumnya. Dan itu sangat berarti bagi kami untuk dapat mengetahui seluruh keluhan dari Bapak dan Ibu sekalian.” Jelas Wong.
Ditemani Warga, Wong Chun Sen Tinjau Lokasi Jalan Rusak di Pelita 2

Diakhir pelaksanaan reses III, Wong Chun Sen Tarigan meminta kepada warga untuk menunjukkan kepadanya lokasi jalan Pelita 2 yang dikeluhkan warga masyarakat saat sesi Tanya jawab. Wong pun berjanji akan segera melaporkan kondisi kerusakan jalan Pelita 2 tersebut langsung kepada Walikota Medan selaku pimpinan di Kota Medan, agar secepatnya diperbaiki oleh Dinas Bina Marga Medan.
“ inilah kondisi Jalan Pelita 2 yang tadi diungkapkan oleh warga, ternyata memang sudah sangat parah. Ini harus segera diperbaiki demi kenyamanan masyarakat pengguna jalan termasuk warga sekitar. Kepada Media agar diekspos kondisi jalan ini, agar secepatnya diketahui oleh Pemko Medan.” Pungkasnya
Amatan wartawan dilokasi reses, antusias warga Jalan Pelita 2 dan warga masyarakat Kecamatan Medan Perjuangan untuk menghadiri kegiatan tersebut sangat besar, terlihat dari jumlah warga yang datang lebih dari 200 orang warga.(MR/Red)
