Kapolres Yang Satu Ini Blusukan Ke Beberapa Polsek Tidak Naik Mobil Mewah, Ini Kendaraan Yang Dibawa Blusukan Ke Beberapa Polsek…
MetroRakyat.com | DAIRI — Kenyataan masih menunjukan , bahwa polisi lebih di kenal oleh masyarakat sebagai badan yang pekerjaannya memburu dan menenangani kejahatan. Mendengar kata polisi, segera saja pikiran masarakat tertuju pada pencurian, perampokan, pembunuhan , dan sebagainya. Atau, yang lebih ringan, kemacetan lalu lintas. Masyarakat dan polisinya merupakan dua kegiatan yang tidak bisa di pisahkan. Tanpa masyarakat, tidak akan ada polisi dan tampa polisi, proses-proses dalam masyarakat tidak akan berjalan dengan lancar dan produktif. Susah sekali untuk menemukan celah-celah di mana polisi tidak di perlukan. Bahkan rumputpun telah menjadi syahabat polisi. Hal ini bisa di saksikan di lapangan yang di capai papan bertuliskan “Dilarang Berjalan di Rumput” Larangan tersebut mengiplikasikan kerja pemolisian, karena sekaligus mengundang polisian untuk mengamankan larangan tersebut. Tanpa kehadiran polisi, tidak ada yang akan mengamankan larangan tersebut.

Kepolisian Resort Dairi menyatakan siap untuk masyarakat Dairi dalam memberikan pelayanan maksimal dan memberikan keramahannya untuk layanan publik. Hal ini diungkapkan Kepala Kepolisian Resort Dairi, AKBP. Kobul Syahrin Ritonga, S.I.K,M.Si, kepada MetroRakyat.com disela-sela kesibukannya dalam rangka kunjungan alias blusukannya dibeberapa polsek kawasan hukum Polres Dairi, Sabtu (3/12/2016). Kobul mengatakan bahwa melayani masyarakat adalah tugas dan kewajiban kami selain sepenuhnya menyerahkan pengorbanan Polri kepada Bangsa dan Negara Indonesia. “Kita sangat dituntut dengan kemandirian dan keprofesionalismean, dalam menjalankan tugas tugas sebagai penegak hukum di Indonesia. Di Dairi, saya tegaskan kepada segenap jajaran sampai ke Bhabinkamtibmas agar bersinergi dengan masyarakat, untuk menjaga ketertiban dan keamanan disetiap wilayah hukumnya masing-masing”, tukasnya.

Masih kata lulusan Akademi Kepolisian tahun 1998 ini, bahwa Polisi saat ini haruslah humanis dan merakyat. Tidak lagi mempertontonkan sikap yang garang alias menakutkan. “Kita sebagai Polisi tidak perlu ditakuti, seharusnya bersahabat bagi semua orang. Namun, saya tidak memungkiri bahwa selalu ada oknum Polri yang masih mengedepankan kepentingan pribadinya diatas kepentingan umum. Ini yang saya tanamkan kepada jajaran saya, agar lebih memprioritaskan kepentingan masyarakat Dairi dibanding kepentingannya sendiri. Saya juga tidak segan – segan akan memberikan sanksi tegas bagi anggota (red.Polisi) jika ditemukan melakukan pelanggaran hukum atau hal lainnya yang bertentangan dengan undang-undang, saya tidak tolerir. Maka, sebelumnya saya tanamkan selalu sikap ramah dan senyum bagi semua warga di Dairi dalam hal pelayanan. Memberikan yang terbaik adalah prinsip kita di Polres Dairi”, kata Kobul.

Amatan MetroRakyat.com saat mendampingi Kapolres Dairi dalam blusukannya ada yang unik. Perwira yang satu ini berjalan mengelilingi di setiap 6 Polsek dengan mengendarai Sepeda. Ditanya apa penyebabnya sang Kapolres menaiki sepeda, Kobul menjelaskan bahwa bersepeda adalah menyehatkan tubuh dan memandang keindahan alam kabupaten Dairi lebih nyata dan dekat. “Saya setiap saat mau bersepeda untuk kunjungan ke beberapa polsek-polsek, ini saya baru dari Polsek Buntu Raja di kecamatan Parongil. Walau jarak tempunya 50 Km sampai dengan 60 Km dan rata-rata geografisnya adalah gunung dan bukit. “Ya kita lebih enak bersepeda, dibanding membawa mobil kemana-mana untuk kunjungan, dan saya juga menyapa para warga untuk lebih intens kepada saya dan mendengarkan apa dan bagaimana keluhan mereka mengenai pelayanan Kepolisian. Terus terang, kita di Polres Dairi masih jauh dari kesempurnaan, namun kami sangat ingin menciptakan keramahan dan humanis ditengah-tengah masyarakat sehingga tidak ada lagi gejolak dan tingkat kriminalitas ditekan sekecil mungkin”, pungkas Kapolres kepada MetroRakyat.com. (MR/Peter/Ronal S).
