Presiden Korsel Angkat PM Baru
MetroRakyat.com | SEOUL — Presiden Korea Selatan (Korsel), Park Geun-hye, akan menunjuk PM baru yakni Kim Byong-joon untuk menggantikan PM Hwang Kyo-ahn. Kim adalah bekas pembantu utama dari presiden terdahulu, Roh Moo-hyun. Posisi PM di Korsel sebenarnya hanya simbol karena kekuasaan terpusat kepada presiden. Penggantian PM hanya membutuhkan persetujuan parlemen. Para pihak oposisi menyatakan perombakan kabinet hanya pengalihan dan menentang pengangkatan Kim.
Sebelumnya, jaksa menyatakan pihaknya juga menyelidiki laporan bahwa perusahaan teknologi, Samsung memberikan sekitar dua juta euro untuk bisnis Choi di Jerman. Juru bicara Samsung menyatakan perusahaannya akan berkoordinasi secara aktif dengan penyelidikan apa pun.

Media menggambarkan Choi, perempuan berusia 60 tahun, seperti sosok Rasputin yakni seorang legenda Rusia yang berperan penting pada masa Tsar Nicholas II. Choi diduga kuat memberikan pengaruh buruk kepada Park yang telah menjabat sebagai presiden sejak bulan Desember 2012.
Seorang sumber yang menjadi juru bicara di pemerintahan menyebutkan tuduhan penyalahgunaan kekuasaan Choi terkait dengan salah satu pembantu utama Park bernama Ahn Jong-beom. Diduga, Ahn bertugas mengamankan sumbangan dari perusahaan.
Ahn telah mundur akhir pekan lalu dan menyerahkan diri untuk diinterogasi oleh jaksa, kemarin. Sementara itu, seorang juru bicara kepresidenan mengatakan PM Hwang dicopot karena hubungannya dengan situasi saat ini.

