Pelatihan Counter Massaging Course Oleh Icitap (International Crime Investigations Training Asistence Program) Dari Us Ambessy Of Amerika
MetroRakyat.com | MEDAN — Polri menggelar pelatihan Counter Messaging Course yang bekerja sama dengan United States Department Of Justice (US DOJ) International Criminal Investigative Training Assistance Program (ICITAP) guna memperkuat Polri khusunya dibidang informasi kehumasan di Grand Swiss-BelHotel Medan, Senin (28/11/16) pagi. Pelatihan yang rencananya dilaksanakan selama 3 hari ini mulai dari Senin s/d Rabu (28 s/d 30) turut dihadiri Oegroseno sebagai pembina ICITAP Indonesia bersama 2 orang instruktur dari ICITAP serta Karo PID Div Humas Mabes Polri Brigjen Daniel Pasaribu yang mewakili Kadiv Humas Polri.

Karo PID Div Humas Mabes Polri Brigjen Daniel Pasaribu membuka acara dengan memberikan sambutannya tentang pengantar-pengantar bagaimana mengcounter berita-berita negatif yang beredar. “Kita harus menyadari betul tentang pelatihan ICITAP ini apa yang harus kita lakukan kedepan. Kita berharap setelah Pak Tito menjadi Kapolri, beliau mengumpulkan seluruh personil untuk melaksanakan Visi dan Misi Kapolr. Dan saya berharap agar para peserta dengan sungguh-sungguh menggali ilmu dari pelaksanaan pelatihan ini”. Lanjut Karo PID.

Sedangkan Oegroseno sebagai pembina ICITAP Indonesia dalam sambutannya menyampaikan tentang Penegakan Hukum karena penegakan hukum sebagai salah satu tugas kepolisian. Kehadiran Polisi sangat dirasakan dimasyarakat, oleh karena itu Polisi dilatih untuk menjadi pelayan masyarakat yang profesional. Dengan adanya pelatihan dari ICITAP ini maka diharapkan kita semua dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Saat ini Pelatihan kelas ke-7 sebagai BASIC yang sebelumnya dilaksanakan di beberapa tempat yakni di Makasar, Tangerang, Bogor, Jakarta, Batam dan rencananya akan dilaksanakan sampai 9 kelas, untuk tingkat lanjutan. (MR/RED).


