Di TPH PTPN III KSKAR Ditemukan Brondolan Sawit Busuk

Di TPH PTPN III KSKAR Ditemukan Brondolan Sawit Busuk
Bagikan

MetroRakyat.Com I LABUSEL  – Sesuai hasil investigasi tim media yang terdiri dari   Koran Radar,Koran Teropong  dan MetroRakyat.com, bahwa di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PTPNIII Kabun Seikebara (KSKAR) di temukan buah sawit busuk juga brondolan busuk di tempat pemungutan hasil ( TPH ) tepatnya di blok L 10 afdeling II yang tidak jauh dari kantor besar perusahaan itu,Minggu (18/9) yang baru lalu. Temuan tim media tersebut langsung melaporkannya ke perwira pengamanan (Papam) perusahaan itu yang bernama Simbolon,dan papamnya pun memanggil Ramli Lubis krani I dan Lili mandor I untuk melihat langsung kelokasi ditemukannya buah sawit busuk dan brondolan busuk tersebut.

Ket.Tampak dalam gambar ,1.Ramli Lubis kràni satu pakai jeket dan helem,2.Papam Simbolon pakai baju kaos biru,3.Bancin wartawan koran Teropong pakai baju kaus hitam dan Lili mandor satu pakai topi pet serta tampak dalam gambar wartawan koran Teropong sedang menunjuk buah sawit busuk
Ket.Tampak dalam gambar ,1.Ramli Lubis kràni satu pakai jeket dan helem,2.Papam Simbolon pakai baju kaos biru,3.Bancin wartawan koran Teropong pakai baju kaus hitam dan Lili mandor satu pakai topi pet serta tampak dalam gambar wartawan koran Teropong sedang menunjuk buah sawit busuk

photo0166

Setelah sampai dilokasi mandor I dan krani I nya menjelaskan,bahwa buah sawit tersebut ditinggal di tempat TPH karena pemanen memanen buah mentah.Karena kalau buah sawit tersebut diangkut ke pabrik tidak diterima karena mentah, maka terpaksa dibusukkan dulu  satu putaran panen hingga membrondol baru dibawa ke pabrik,ungkapnya dihadapan media dan papam.

Hasil konfirmasi MetroRakyat.com  dengan Muliadi asisten afdeling Dua kebun Seikebara, Senin (20/9) yang lalu melalui pesan singkatnya mengatakan, berterimakasih kepada awak media atas bantuan menginformasikan melalui media sebagai sosial kontrol  masyarakat. Muliadi menjawab bahwa PTPNIII pada saat ini dengan menejemen yang baru sedang mengadakan proses perubahan perbaikan, untuk labih baik,untuk meningkatkan rendemen kelapa sawit dan inti sesuai surat edaran (SE) direksi terbaru .Bahwa tandan buah segar (TBS) yang boleh di panen dan dikirim ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) adalah yang sudah membrondol 30 – 40 butir tiap tros.Jadi TBS mentah wajib disortasi di TPH setelah matang atau busuk baru di brondolkan dan dikirim ke PKS.Jadi SE direksi sudah jelas mengatur kriteria matang panen buah kelapa sawit untuk rendemen 24 persen yaitu harus buah sawit tersebut membrondol 30 – 40 butir tiap tros secara alami dipiringan pohon sawit baru boleh di panen.Suarat Edaran (SE) sudah mengatur kriteria matang panen ,kok buah sawit mentah dipanen lalu dibusukkan satu putaran panen  setelah itu dikirim ke PKS,apakah  buah sawit tersebut bila sudah dibusukkan menambah rendemen minyak terhadap buah  tersebut. Berarti Muliadi Asisten Afdeling II kebun Seikebara mentang SE Direksi PTPN III serta membodohi PKS. (MR/JR/RTS/AS/BCN)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.