Bobby O Zulkarnaen: DPC Partai Gerindra Kota Medan Targetkan Regenerasi Pemimpin

Bobby O Zulkarnaen: DPC Partai Gerindra Kota Medan Targetkan Regenerasi Pemimpin
Bagikan

MetroRakyat.com | SIBOLANGIT – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Medan, Bobby O Zulkarnain, SE, membuka pengkaderan yang di ikuti sebanyak 300 pemuda-pemudi se-Sumatera Utara meliputi Tunas Indonesia Raya(TIDAR), Sumut yang merupakan sayap Partai Gerindra di Yayasan Retreat Center GBKP Desa Suka Makmur Sibolangit, terhitung Jumat (28/10/2016) hingga Minggu, (30/10/2016).

gerindra-kaderisasi

Bobby mengapresiasi kinerja panitia yang mengkonsep kegiatan kaderisasi yang bertajuk Generasi Pelopor Pratama part-II. “Kegiatan kaderisasi ini merupakan agenda tahunan DPC Partai Gerindra Kota Medan dan Tidar Sumatera Utara. Dibanding tahun lalu, jumlah peserta kaderisasi periode kedua ini meningkat jauh,” ungkap Bobby dalam sambutan pembukaan kegiatan tersebut didampingi pengurus DPC Partai Gerindra Kota Medan dan anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Gerindra, Sabtu (29/10/2016).

Dia juga menegaskan, peserta yang mengikuti kaderisasi tersebut merupakan orang-orang yang beruntung karena dapat mengenal Partai Gerindra serta tokoh-tokohnya, baik di tingkat Medan maupun Sumatera Utara. Sesuai arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, kata Bobby, DPC Partai Gerindra Kota Medan serta Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Medan akan terus secara berkesinambungan menggelar kegiatan kaderisasi. “Saya berharap, adik-adik sekalian dapat meneruskan perjuangan Partai Gerindra untuk terjun di legislatif maupun eksekutif. Karena di masa-masa yang akan datang, kalianlah penerus kami sebagai pejuang politik,” ujarnya.

Pada 2018 mendatang, DPC Partai Gerindra Kota Medan akan intens melakukan kaderisasi untuk memenangkan Pilgubsu. Seluruh kader yang ikut kaderisasi tersebut dapat meyakini masyarakat luas untuk ‘menjatuhkan’ pilihannya kepada Partai Gerindra sebagai pilihan politiknya untuk menuju Indonesia yang lebih baik dan sejahtera. “Kegiatan kaderisasi ini penting dan tanggungjawab para senior untuk melahirkan kader-kader baru,” tukasnya.

Sementara Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Utara, Murni Pasaribu, menekankan untuk dapat memenangkan ajang pesta demokrasi, diperlukan tim yang solid. “Untuk membentuk tim yang solid tersebut dibutuhkan TIDAR, yaitu, Target, Integritas, Disiplin, Ahli dan Resiko. Tim juga harus memilik etos kerja yang terdiri dari  suci, sehat, rahmat dan ibadah. Masing-masing anggota tim juga harus mampu berkomunikasi dengan baik,” ungkap Murni.

Anggota DPR RI dari Partai Gerindra, Raden Muhammad Syafi’i mengaku telah mengenal berpolitik sejak kelas III SMA. Sedangkan aktif berpolitik bersama Partai Gerindra sejak 2011 lalu. “Di Partai Gerindra saya tidak ada jabatan apapun, saya hanya spesialis penasehat Pak Prabowo. Saya berpolitik karena pekerja yang penuh kemungkinan dan memiliki resiko tinggi. Dalam politik, jangan pernah mindir dengan latar belakang apapun, sebab setiap orang punya potensi dan kesempatan untuk menjadi pemimpin,” sebutnya.

Romo, sapaan akrab politisi tersebut mengaku kekagumannya kepada Partai Gerindra karena mengharamkan kader menjadi politisi maupun politikus. Setiap kader dididik untuk menjadi pejuang politik.

Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Utara, Gus Irawan Pasaribu berharap DPC-DPC Partai Gerindra se-Sumatera Utara dapat menggelar kegiatan kaderisasi serupa di daerahnya masing-masing. “Kaderisasi ini merupakan inisiasi DPC Partai Gerindra Kota Medan dan TIDAR Sumatera Utara. Ini harus menjadi trader untuk dibuat kaderisasi serupa di daerah masing-masing,” harap Ketua Komisi VII DPR RI itu.

Sekretaris Jendral DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani, mengaku di era demokrasi, keberadaan partai politik mendapat kedudukan istimewa. Sebab, setiap jabatan politik harus melalui partai politik. “Kalau mau jadi presiden, gubernur, walikota, serta bupati harus diajukan partai politik. Begitu juga kalau mau duduk menjadi anggota DPR, harus melalui partai politik. Keberadaan partai politik itu sangat istimewa, itu juga sesuai dengan peraturan Undang-Undang,” sebut anggota Komisi I DPR RI tersebut.

Kebesaran partai politik dapat dilihat dari jumlah kursinya yang ada di legislatif. Semakin banyak kursinya, berarti semakin besar pula partai politik tersebut. “Pileg 2009 lalu, anggota DPR RI Partai Gerindra dari Sumatera Utara hanya orang, dan sekarang sudah 4 kursi. Pileg mendatang kita harapkan dapat menjadi 12 kursi. Semua partai ingin kursi banyak di legislatifnya,” jelasnya.

Muzani menjelaskan, di tangan DPR, semua keputusan penting diambil. Begitu juga mengenai penggunaan anggaran oleh pemerintah, harus mendapat persetujuan dari DPR RI. “Karena itu, bercita-citalah yan tinggi, yakni menjadi anggota DPR. Menjadi anggota DPR, harus berniat untuk mensejahterakan masyarakat,” ingatnya.

Pada kegiatan tersebut, Sekjen DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani, didampingi Ketua Umum DPP TIDAR, Aryo Djojohadikusumo,  Ketua Penasehat DPD Partai Gerindra Sumatera Utara, Marthin Hutabarat, Raden Muhammad Syafi’i, Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Utara, Gus Irawan Pasaribu, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan, Ketua TIDAR Sumatera Utara, Ihwan Ritonga melakukan pengecekan ke tenda-tenda peserta. Mereka sempat berdialog, melakukan adu panco serta berfoto bersama dengan masing-masing pleton.

Ketua Umum DPP TIDAR, Aryo Djojohadikusumo saat menjadi inspektur upacara penutupan menyebutkan kaderisasi yang digelar DPC Partai Gerindra Kota Medan dan TIDAR Sumatera Utara merupakan yang terbaik se-Indonesia. “Ini bukan karena saya ada disini, tapi memang ini kaderisasi yang terbaik se-Indonesia. Kita meyakini, waktu yang dihabiskan selama kaderisasi tidak akan terbuang sia-sia dan ini menjadi kebanggaan TIDAR,” ungkapnya seraya menekankan niat setiap kader bergabung dengan Partai Gerindra untuk mempersiapkan diri merebut legislatif dan eksekutif guna memperjuangkan kemajuan bangsa.(MR/red)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.