Idul Adha, Stok Hewan Kurban di Sumut Aman

Idul Adha, Stok Hewan Kurban di Sumut Aman
Bagikan

MetroRakyat.com  I  MEDAN — Menjelang Hari Raya Idul Adha 1347 Hijriah, Dinas Peternakan Sumut memastikan pasokan semua hewan kurban aman. “Saat ini stok sapi untuk kurban lebih dari cukup,” kata Kepala Dinas Peternakan Sumut Parmohonan Lubis kepada wartawan. Untuk tahun ini, kata Parmohonan Lubis, ketersedian hewan kurban di Sumatera Utara lebih meningkat dibanding tahun lalu. “Tahun lalu persediaan sapi itu sebanyak 30 ribuan ekor. Nah, tahun ini stok untuk Sumut, semua terhitung dari kabupaten dan kota, sebanyak 48 ribuan ekor,” sebut dia.

Dijelaskan Kadis, pihaknya sudah menyediakan semua kebutuhan masyarakat terkait hewan kurban. Tidak hanya sapi, kerbau dan kambing juga disiapkan dengan pasokan yang aman.  “Kalau kerbau untuk kurban di Sumut ada sekitar 17 ribu ekor. Sedangkan untuk kambing sangat banyak sekali. Populasinya saja sekitar 800 ribuan ekor. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, untuk keperluan kurban, hewan-hewan itu sudah tersebar di semua kabupaten dan kota,” ungkapnya.

Selain itu, Parmohonan menerangkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan di setiap kabupaten dan kota yang tersebar di Sumut. Koordinasi tersebut dilakukan, agar tetap melakukan pengawasan terkait kesehatan hewan kurban. “Di masing-masing kabupaten dan kota, kami sudah ada petugasnya untuk melakukan pengawasan. Kami juga sudah koordinasi dengan dinas terkait. Semua hewan kurban akan diperiksa kesehatannya,” katanya.

Disampaikannya, semua petugas dari kabupaten dan kota, sudah melakukan rapat koordinasi di Kota Medan, untuk diberi bekal dan pemahaman terkait kurban. “Kami sudah undang, dan kumpulkan, kami sudah rapat. Semua petugas akan melakukan pengawasan, dan nanti mereka juga akan melaporkan jumlah kurban.  Sebab, hewan kurban itu kan motongnya tidak di rumah potong hewan, tapi di masjid, komplek dan perumahan warga,” jelasnya,  Ditambahkannya, para petugas di lapangan, juga sudah menyebarkan informasi, pemahaman melalui brosur kepada masyarakat. Apabila ada ciri-ciri hewan yang tidak sehat, maka diminta untuk segera melaporkan ke Dinas Peternakan. (Nelson/MR).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.