Pelaku Jambret Dipermak Massa Lalu Diserahkan ke Polisi
MetroRakyat.com | MEDAN – Beginilah akibat nya menjambret, Andre alias udin (22) warga Jalan asrama, Pasar 4, Kel Dwikora, Kec Medan Helvetia, di ‘permak’ massa lantaran menarik paksa tas berisi 1 buah tas tangan warna hitam dan 1 potong celana, 1 potong baju serta 1 selendang milik Lili Agustina Beru Karo (23) warga Jalan Darusalam Gg Rukun No 5a, Kel Babura, Kec Medan Sunggal, Minggu (31/7/2016) siang.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan lili bersama rekannya bernama Ayu yang bekerja di Ringroad City Walk tersebut mengendarai sepeda motor Honda Vario Techno merah BK 2011 RAF hendak pergi berenang di salah satu kolam renang yang berada di Jalan TB Simatupang (Sapa Dia).
“Kami dari ayahanda bang mau berenang di kolam sapa dia” terang lili.
Namun, tepat di depan warung bebek Jalan Bunga Asoka, Kel Asam Kumbang, Kec Medan Selayang dirinya terkejut ketika seorang pria menarik tas miliknya.
Spontan membuat korban teriak jambret sembari mengejar pelaku. Namun naas bagi pelaku, dengan jarak 20 meter sepeda motor Satria Fu tanpa plat Bk milik pelaku mati.
Massa yang telah kesal, langsung mempermak wajah pelaku hingga babak belur. Beruntung petugas Patroli Polsek Sunggal yang saat sedang melintas langsung mengamankan pelaku bersama barang bukti tas milik korban.
“Tapi pelaku ini ada uniknya juga, setelah tak berkutik lantaran sepeda motor tak bisa jalan dan dihakimi massa, pelaku mengembalikan tas sandang berwarna cokelat milik Lili seolah tak ada kejadian.
Ketika disinggung isi tas nya, cewek tinggi dan berkulit putih ini mengatakan kalau tasnya tak ada barang berharga. Melainkan peralatan berenang dan daleman miliknya dan Ayu.
“Jambretnya memang lagi sial bang, kalaupun berhasil dia tadi, cuma hp blackberry ku lah yang berharga. Yang lainnya celana dalam dan baju renanglah” ucapnya.
Kapolsek Sunggal Kompol Daniel Marunduri saat dikonfirmasi mengaku korban telah buat laporan pengaduan dengan nomor LP : 830/K/VII/2016/SEK-SUNGGAL.
“Pelaku sudah diamankan, kita masih periksa dan masi kita kembangkan kasusnya,” pungkasnya.(mar)
