BPPT Dampingi Pemkab Batubara Mengelola Potensi Daerah

BPPT Dampingi Pemkab Batubara Mengelola Potensi Daerah
Bagikan

MetroRakyat.com  I  BATUBARA — Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Pusat di Jakarta, DR.Unggul Priyanto MSc menyambut baik keinginan Bupati Batubara, H OK Arya Zulkarnain SH MM untuk peningkatan pembangunan Batubara ke depan di antaranya bidang kebun kelapa sawit, biogas, listrik, pertanian, tambang, perikanan, air limbah dan peternakan sapi. Demikian terungkap saat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batubara melakukan MoU dengan BPPT di gedung BPPT di Jakarta Pusat, Senin (15/8).

Penandatanganan MoU dilakukan Deputy for Information, Energy, and Material Technology, Dr Ir Hammam Riza MSc dan Bupati Batubara H OK Arya Zulkarnain disaksikan Kepala BPPT. Salah satu isi dalam MoU tersebut disebutkan BPPT akan melakukan penguatan pendampingan teknis serta tata cara untuk mengelola berbagai potensi daerah Batubara seperti perkebunan kelapa sawit, pertanian, perikanan, peternakan sapi dan lainnya, termasuk penataan tata ruang.

Kepala BPPT Unggul Priyanto pada kesempatan itu menyakini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Batubara melalui hasil terapan teknologi yang bisa bersinergi dengan berbagai produk dan komiditi unggulan. “Kerjasama ini merupakan langkah yang tepat bagi Pemkab Batubara untuk melakukan perubahan besar bagi kabupaten ini, sama seperti yang sudah dilakukan BPPT di Pelalawan, Riau,” ucap Unggul.

Deputy for Information, Energy, and Material Technology, Hamman menyebutkan, sejauh ini pohon kelapa sawit merupakan tanaman multi guna yang bisa digunakan berbagai macam produk turunan atau industri hulu sampai hilir. Bahkan limbah kelapa sawit juga ada manfaatnya. BPPT, katanya, tidak hanya terfokus pada pendampingan program technopark, tapi juga melakukan sejumlah difusi teknologi pada beberapa kelompok masyarakat.  Satu di antaranya adalah kelompok ternak sapi. “Dengan hidupnya kelompok ternak sapi, maka impor sapi bisa ditekan semaksimal mungkin,” pungkas Hamman.

Sementara Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnain mengakui potensi Batubara cukup besar, namun hingga kini belum diberdayakan atau dikelola dengan baik. Jadi, dengan adanya kerjasama ini maka wajah Batubara ke depan bisa berubah. “Sebenarnya kita sejak lama berkeinginan untuk melakukan lompatan besar ke depan. Namun hingga kini belum juga dapat terwujud,” kata OK Arya seraya mengharapkan Batubara nantinya dapat meraih swasembada pangan mengingat lahan persawahan di kabupaten tersebut cukup memungkinkan.(MR/IMRON).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.