Baku Tembak, Polisi Tewaskan Pelaku Teror di Kafe Bangladesh
MetroRakyat.com I DHAKA – Setelah baku tembak sekira satu jam, Polisi Bangladesh berhasil menembak mati salah satu otak aksi penyanderaan kafe di Dhaka. Insiden yang terjadi Juli lalu tersebut menewaskan 20 orang. Selain tersangka perencana aksi, Tamim Ahmed Chowdury, dua tersangka lainnya turut tewas dalam operasi kepolisian tersebut. “Dua ekstremis lainnya belum teridentifikasi,” ujar Kepala Kepolisian Nasional Bangladesh, Shahidul Hoque, dikutip dari CNN, Sabtu (27/8/2016).
Chowdury diyakini menjadi dalang aksi teror di Kafe Holey Artisan Bakerydi Dhaka di Bangladesh, pada Jumat 1 Juli. Tragedi ini menewaskan 20 orang yaitu tujuh warga Jepang, sembilan warga Italia, satu warga Amerika Serikat (AS), satu warga India, dan dua warga lokal Bangladesh. “Chowdury adalah pemimpin kelompok Islam terlarang, Jamaatul Mujahideen Bangladesh (JMB),” imbuh Hoque.
Kepolisian Bangladesh juga menjanjikan hadiah uang tunai bagi siapa pun yang dapat memberikan informasi akurat terkait Chowdury dan tersangka kedua yang juga menjadi perencana aksi. Polisi sendiri sebelumnya telah merilis lima pelaku yang merupakan warga lokal Bangladesh, yakni: Nibras Islam, Rohan Imtiaz, Meer Saameh Mubasheer, Khairul Islam, dan Shafiqul Islam. (Okz/MR).

