Pancasila Sebagai Dasar Negara,  Seluruh Elemen Masyarakat Harus Mampu Mengamalkannya Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Pancasila Sebagai Dasar Negara,  Seluruh Elemen Masyarakat Harus Mampu Mengamalkannya Dalam Kehidupan Sehari-Hari
Bagikan

MetroRakyat.com | MEDAN – Focus Grup Discusion yang digagas oleh Aliansi Masyarakat Sumut Peduli NKRI melaksanakan diskusi publik sekaligus berbuka puasa bersama, Selasa,(28/6/2016), di Medan.

2016628181008

Acara yang bertajuk “Menjaga Pancasila, Satu-satunya Ideologi pemersatu Bangsa” dihadiri oleh pembicara dari Sumut Isntitut, Osril Limbong, SPd,MSi, Sohibul Ansor Siregar, Pengamat Politik Dosen UMSU, HIMMAH, LPAWJ, DPD IMM Sumut, Satma LMP Sumut, KAMMI, SBSD Sumut dan Medan, serta Insan Pers.

Sohibul Ansor Siregar, Pengamat Politik Dosen UMSU sebagi pembicara pada diskusi tersebut mengingatkan kepada para pemuda bangsa Indonesia untuk benar-benar memaknai Pancasila sebagai dasar Negara Republik Indonesia dan mengamalkannya didalam kehidupan sehari-hari. ” Nilai-nilai Pancasila saat ini semakin luntur, para pemuda banyak yang sudah memaknai Pancasila hanya sebagai simbol negara dan bukan sebagai dasar negara, yang akhirnya, lahirlah pemahaman pancasila dari berbagai sudut pandang yang berbeda. Pertanyannya, apakah kita sebagai generasi muda bangsa, rela jika pancasila dan nilai-nilai Pancasila luntur dan bangsa kita tidak mempunyai jati diri? Jawabnya adalah tentu tidak.” Ungkap Sohibul.

Masih menurutnya, agar para pemuda agar selalu tetap memberikan kontribusi yang baik kepada bangsa dan negara. ” Tidak lagi harus berperang melawan penjajahan Belanda atau Jepang, namun apa yang dapat kita lakukan untuk Bangsa dan Negara ini agar nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negera tetap dapat kita pertahankan dan kita terapkan didalam kehidupan berbangsa dan negara demi kemajuan NKRI.  Kita jangan mau tertinggal dan negara ini ahirnya akan terjual didepan mata kita sendiri dan kita hanya dapat menlihat dan menyaksikan perputaran ekonomi hanya kepada milik asing dan pendatang.” Terang dosen UMSU ini lagi.

Sementara itu, Osriel Limbong SPd MSI dari Direktur Eksekutif Sumut Institute, pada pemaparannya tentang Pancasila mengatakan, bahwa masih banyak persoalan di indonesia ini, persoalan buruh, mahasiswa, kesehatan, dan lainnya. Terutama Mahasiswa, Pemerintah sangat disayangkan masih menganggap bahwa Mahasiswa sebagai momok dalam proses pembangunan, dan dianggap sebagai penghambat pembangunan, karena selalu melakukan protes terhadap kebijakan Pemerintah. Seharusnya, inilah fungsi pemerintah untuk bagaimana dapat menjadikan mahasiswa sebagai ujung tombak pembangunan bangsa. Karena mahasiswa inilah yang nantinya akan menjadi penerus pembangunan bangsa ini. Mahasiswa bukanlah anarkis jika melakukan tuntutan, ini terjadi karena pemerintah belum mampu menampung aspirasi dan masukan mahasiswa sehingga klimaksnya mahasiswa tersebut melakukan orasi atau demonstrasi atas gagalnya aspirasi yang disampaikan.

“Pancasila adalah idealisme bangsa ini. Pancasila dilahirkan agar kita tidak carut marut. Pancasila adalah sumber dari segala sumber hukum,” Kata osril limbong. Masih menurut Osril, Kita tidak boleh lari dari pancasila itu sendiri, dalam suatu Kebhinekaan, agar tidak lari dari semangat dan tujuan bangsa Indonesia.

Turut hadir pada acara diskusi tersebut, Nurul Yakin Sitorus, Ketua DPD HIMMAH Sumut, Sohibul Ansor Siregar, Pengamat Politik Dosen UMSU, Osriel Limbong SPd MSI Direktur Eksekutif Sumut Institute

Moderator : Fery Nofirman, Supandi Ketua DPD KAMMI.

Budi Setiawan Siregar Ketua DPD IMM Sumut, Rosen Jaya Sinaga Ketua DPP SBSD, Swangro Lumbanbatu GMKI, Samuel Nababan LSM Martabat Sumut dan Ketua Karang Taruna Kecamatan Medan Helvetia, Medan Petisah dan Medan Selayang.(Rs)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.