14 Pasangan Mesum Tepergok Sedang ‘Enjot Enjotan’ Saat Dirazia Polsek Medan Baru

14 Pasangan Mesum Tepergok Sedang ‘Enjot Enjotan’ Saat Dirazia Polsek Medan Baru
Bagikan

MetroRakyat.com | MEDAN – Menyambut bulan suci Ramadhan yang akan jatuh pada Senin (7/6/2016), penyakit masyarakat seperti tempat tempat prostitusi, tempat hiburan malam terus sikat oleh petugas baik dari Dinsosnaker maupun petugas Kepolisian.

Seperti hal nya yang dilakukan petugas Polsek Medan Baru yang dipimpin Kapolsek Medan Baru Kompol Ronni Bonic,SH,SIK,MH yang didampingi Kanit Reskrim AKP Adhi Putranto dan Panit Reskrim II Ipda Galih Yasir Mubaroq melakukan razia di beberapa hotel hotel melati yang berada di Jalan Gatot Subroto, Kec.Medan Petisah, Minggu (6/6/2016) dini hari.

Adapun sasaran yang menjadi target operasi kali ini Hotel Merlin, Hotel Novi Lim, Hotel Limbo, Hotel Menara

Alhasil, 28 orang yang terdiri dari 14 pasangan yang bukan suami istri diamankan petugas dari hotel Menara 3 pasang (6 orang), hotel Novi lim 2 pasang (4 orang), hotel Merlin 1 pasang (2 orang), hotel Limbo 8 pasang (16 orang).

Setiba di lokasi hotel melati yang dijadikan tempat prostitusi itu, petugas langsung menggedor tiap tiap pintu kamar.

“Buka pintu nya, kami dari Polsek Medan Baru sedang melakukan razia, tolong buka pintu cepat,”ujar salah seorang petugas reskrim Polsek Medan Baru.

Mendengar adanya teriakan petugas Kepolisian, beberapa pengunjung hotel yang sedang asik ‘aduhai’ seperti layaknya suami istri itu langsung cepat cepat mengenakan pakaian.

“Kalian pasangan istri, coba perlihatkan KTP kalian dulu,”kata petugas kepada seorang wanita yang membukakan pintu kamar.

Saat dimintai identitas oleh petugas, seorang wanita PSK mengaku tidak mempunyai KTP.

“Aduh pak, KTP saya ga da pak,”ucap seorang wanita PSK di Hotel Novi Lim yang baru saja melakukan aksi ‘aduhai’ dengan lelaki hidung belang.

Selanjutnya 14 pasangan mesum yang bukan suami istri itu langsung diarahkan petugas Kepolisian untuk menaiki mobil Patroli untuk di bawa ke Mako Polsek Medan Baru guna dilakukan pendataan dan pembinaan.

“Mereka yang terjaring razia, kita suruh untuk menghubungi orang tua nya masing masing untuk menjemput anaknya dan membuat surat pernyataan,”kata Kapolsek Medan Baru Kompol Ronni Bonic,SH,SIK,MH.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap sama-sama menjaga lingkungannya masing-masing. Apabila ditemukan adanya tindak pidana, jangan sungkan untuk segera melapor.

“Kami berharap, suasana bulan suci ini jangam dinodai dengan hal hal yang negatif dan kita juga berharap semua elemen masyarakat bisa bekerjasama dengan polisi untuk mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan. Semoga, dalam ramadan kali ini, wilayah hukum Medan Baru aman dari segala bentuk tindak kejahatan,” ungkapnya.(mar).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.