oleh

Wali Kota Pimpin Pembersihan Jalan Sutomo

MetroRakyat.com | MEDAN – Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi memimpin gotong royong massal bersama Dandim 0201/BS, Kol Inf Maulana Ridwan di kawasan Jalan Sutomo dan sekitarnya, Sabtu (21/5). Gotong royong ini dilakukan dalam rangka untuk mengembalikan fungsi Jalan Sutomo menjadi kawasan pertokoan yang bersih, aman dan tertib.  Gotong royong yang diikuti lebih dari seribu orang ini didukung penuh aparat kepolisian dan TNI.

Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S Msi beserta wakil Walikota Gotong Royong bersama (2)

Sebelum gotong royong dimulai, seluruh peserta lebih dahulu melaksanakan apel di Terminal Bulan dan Dandim 0201/BS sekitar pukul 06.30 WIB. Dalam arahan singkatnya, Dandim berpesan agar seluruh peserta agar benar-benar melaksanakan gotong royong dengan baik dan penuh tanggung jawab. Sebab, gotong royong ini dilakukan dalam upaya untuk menjadikan Kota Medan lebih baik lagi ke depannya.

Praktis kehadiran ribuan peserta gotong royong ini membuat para pedagang kaki lima tak dapat berjualan. Sebab, lumpur bercampur sampah yang dikorek secara manual maupun menggunakan alat-alat berat milik Dinas Bina Marga Kota Medan dikumpulkan di pinggiran  jalan yang selama ini  digunakan sebagai lapak para pedagang berjualan. Di samping itu para pedagang juga khawatir dagangan mereka diambil petugas Satpol yang turun dengan kekuatan penuh dalam gotong royong tersebut.

Diperkirakan gotong royong yang dilakukan itu menghasilkan sekitar 400 ton sampah. Estimasinya, Dinas Bina Marga menurunkan 15 truk, sedangkan  Dinas Kebersihan membawa 20 truk. Masing-masing truk  rata-rata telah mengangkut sampah sebanyak 2 kali untuk dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun di Kecamatan Medan Marelan. Denagn demikian sudah 70 kali sampah diangkut dari lokasi gotong royong.

“Apabila  sampah yang diangkut masing-masing truk seberat lebih kurang  5 ton, berarti total sampah yang diangkut sebanyak 70 kali sekitar 350 ton. Itu masih sampah yang diangkut truk milik Dinas Bina Marga dan Dinas Kebersihan, belum lagi sampah yang diangkut menggunakan mobil pick-up milik kecamatan. Jadi saya perkirakan ada sekitar 400 ton sampah yang berhasil kita angkut dalam gotong royong ini,” kata Kadis Bina Marga.

Tidak hanya membersihkan kawasan Jalan Sutomo dan sekitarnya, Wali Kota dalam gotong royong itu juga memerintahkan kepada Kasatpol PP  Kota Medan, M Sofyan untuk mengamankan gedung PSMS di Jalan Veteran yang merupakan aset Pemko Medan. Selama belasan tahun lebih, gedung itu telah ‘dikuasai’ oleh  orang-orang tidak berwenang dan menyewakannya kepada orang-orang yang selama ini menggantungkan hidup dari para pedagang kaki lima Jalan Sutomo.

Dengan menggunakan toa, Sofyan kemudian memberikan waktu 15 menit untuk segera mengosongkan gedung tersebut. Setelah itu petugas Satpol PP pun merangsek masuk dan mengeluarkan seluruh barang-barang milik warga yang tersisa.                 Menghindari gedung itu ditempati kembali, teknisi Dinas Pertamanan memutuskan aliran aliran listrik langsung dari tiang disertai pemutusan air dengan mengamankan mesin air (sanyo).

Kemudian bangunan kios yang ada di depan dan samping gedung PSMS juga dirubuhkan karena digunakan sebagai tempat berjualan dan penyimpanan bawang. Proses pegosongan gedung PSMS berjalan lancar. Setelah para penghuni keluar, seluruh sekat-sekat yang digunakan sebagai kamar dibongkar agar tak dapat dihuni kembali. Kabag Aset dan Perlengkapan Setdakot Medan, Agus Suriono mengatakan, usai pengosongan pihaknya akan memagar gedung PSMS agar tak dapat ditempati warga lagi.

Wali Kota mengaku puas dengan gotong royong massal yang dilakukan. Kawasan Jalan Sutomo dan sekitarnya kini mulai terlihat bersih dan tertata. Untuk itu Eldin menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada sleuruh peserta gotong royong, terutama dari aparat TNI dan kepolisian yang mendukung penuh pelaksanaan gotong royong tersebut.

“Berkat dukungan penuh dari aparat TNI dan kepolisian, gotong royong yang kita lakukan berjalan dengan lancar dan hasilnya cukup memuaskan. Kita harapkan gotong royong ini dapat terus kita lakukan,” ungkap Eldin seraya berpesan kepada camat yang wilayahnya masuk kawasan Jalan Sutomo dan sekitarnya agar benar-benar menjaga hasil gotong royong yang telah dilakukan.

 Selain Wali Kota dan Dandim, gotong royong juga dihadiri Wakil Wali kota Medan, Ir Akhyar Nasution MSi, Sekda Kota Medan, Ir Syaiful Bahri Lubis serta pimpinan SKPD. Keseluruhannya bersatu untuk mendukung kelancaran gorong royong. Bersamaan itu Kadis Pertamanan Kota Medan, Ir Zulkifli Sitepu 100 batang pohon mahoni  untuk menghijaukan kawasan Jalan Sutomo dan sekitarnya.

Berdasarkan amatan yang dilakukan, ketiga zona yang menjadi objek gotong royong kini benar-benar tertata. Selain mulai kelihatan bersih, parit-parit yang tersumbat  hampir seluruhnya telah dikorek Dinas Bina Marga baik secara manual maupun menggunakan alat-alat berat serta mobil penghisap lumpur. Untuk menjaga agar kawasan tersebuttidak dikotori para pedagang lagi, Dinas Bina Marga setiap paginya akan terus melakukan penataan.(red).

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini: