Pertahankan Motor, Rp30 Juta Milik Pengemudi Gojek Dirampok Penikamnya
MetroRakyat.com I JAKARTA – Seorang pengemudi Go-Jek masih terbaring lemah di rumahnya di Depok, Senin (29/5/2016). Perutnya masih sakit usai ditikam dua begal yang merampok uang Rp30 juta yang dibawanya di terowongan golf Jalan Raya Cimpaeun, Cilangkap, Tapos, Kota Depok.
Pengemudi ojek online itu, Latif Anwar alias Awang, mendapat 10 jahitan pada perut oleh dokter yang menolongnya. Lelaki 25 tahun itu masih belum bisa banyak bergerak karena lukanya masih membuatnya kesakitan.
Perampokan itu dialami lelaki 25 tahun ubu pada siang hari, Minggu (29/5/2016). Ia baru saja mengantar orang di daerah Leuwilinanggung. Dalam perjalan pulang, ia melewati terowongan golf.
Tiba-tiba dari belakang, dua pria berboncengan motor memotong jalur memaksanya berhenti. Satu bandit menodongkan senjata tajam menyuruhnya turun dari Honda Vario putih B 3979 EEJ yang dikemudikannya.
“Mereka mau mengambil motor, tapi saya melawan,” ungkapnya kepada PoskotaNews.Com di rumahnya. “Tapi dia malah menusuk perut saya.”
Gagal merampas motor, dua perampok itu mengincar harta lainnya. Tas selempang miliknya dirampas. “Isinya uang Rp30 juta,” katanya.
Mendapat hasil, dua bandit itu kabur. Mereka meninggalkan korban yang kesakitan memegangi perutnya.
Beberapa orang yang melihat langsung melarikan pengemudi ojek ini ke RS Sentra Medika, Cimanggis, Depok. “Rencananya saya akan lapor polisi, tapi perut ini masih sakit,” katanya. (Aga/Pos).
